News

Libur Panjang HUT RI ke-75, Puncak Arus Mudik Dimulai Jumat


Libur Panjang HUT RI ke-75, Puncak Arus Mudik Dimulai Jumat
Kendaraan terjebak macet saat arus mudik Idul Fitri 1440 di ruas tol Jakarta Cikampek km 35, Cikarang Timur, Bekasi, Kamis (30/5/2019). Puncak arus mudik yang melalui ruas tol Jakarta -Cikampek mencapai 77.000 unit kendaraan atau meningkat 181 persen dibandikan arus lalu lintas normal uang mencapai 27.000 kendaraan perhari. (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Korps Lalu Lintas Mabes Polri memprediksikan libur panjang Hari Kemerdekaan RI ke-75 akan dimulai pada Jumat (14/8/2020). Sejumlah masyarakat akan memanfaatkan libur panjang untuk mudik dan mengunjungi tempat wisata. Diperkirakan akan ada peningkatan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan.

Meski demikian, sejak Rabu masyarakat yang hendak mudik sudah meninggalkan Jakarta dengan tujuan ke Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Lampung. 

"Rabu ini para pemudik yang ingin balik kampung sudah mulai berangkat, terutama daerah pemberangkatan paling banyak dari Jakarta ke jawa, Lampung itu menjadi perhatian kita," kata Kakorlantas Polri Irjen Istiono dalam keterangan tertulisnya, Kamis (13/8/2020). 

Kakorlantas meminta petugas di lapangan untuk mengantisipasi lonjakan arus lalu lintas para pemudik yang menyebabkan kemacetan panjang. Kemudian juga untuk mewaspadai di jalur tol arteri, karena banyak masyarakat yang berlibur mendatangi tempat wisata.           

Sementara itu untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, petugas akan menerapkan contra flow atau buka tutup jalan di lokasi yang dipadati kendaraan pemudik. 

“Kami terapkan contraflow antisipasi libur panjang. Jumat (14/8) diprediksikan akan jadi puncak arus mudik. Arus baliknya itu, Senin (17/8),” ujar Kabag Ops Korlantas Polri, Komisaris Besar (Kombes) Rudy Antariksawan saat dihubungi wartawan di Jakarta, Kamis (13/8).            

Rudy mengatakan, pemberlakuan sistem lalu lintas melawan arus (contraflow) ini dilakukan pada Jalan Tol Jakarta-Cikampek di kilometer 37 hingga 61 dari arah Jakarta. 

Kemudian untuk arus balik, sistem ini akan mulai diterapkan di kilometer 69 hingga 28 dari arah Jakarta.                        

Rudy menjelaskan, untuk pengamanan saat libur panjang ini, Korlantas Polri telah berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdar) Kementerian Perhubungan.          

Salah satu hasil kesepakatan antara Polri dan Ditjen Hubdar adalah melarang truk barang untuk melintas di jalan tol yang sudah ditetapkan saat libur panjang.

Lebih lanjut dikatakan Rudy, pihak kepolisian juga meminta pengelola jalan tol untuk menyiapkan rest area bagi para pengguna jalan bebas hambatan yang dilintasi. Hal tersebut untuk mencegah adanya penumpukan masyarakat di dalam lokasi rehat bagi kendaraan dan pengemudi.                

“Jadi kalau rest area-nya sudah penuh kita tutup. Jadi tidak ada antrean di sana. Ini sudah kita rapatkan semua dengan Dirlantas dan Kemenhub dengan pengelola tol. Kita sudah mulai ke lapangan,” ucap Rudy.                       

Ia menambahkan, untuk pengamanan lalu lintas saat libur panjang ini, Polri akan mengerahkan sepertiga pasukan yang ada yang akan ditempatkan di masing-masing wilayah.                      

“Jadi tidak ada yang khusus sekali. Ini hanya operasi rutin yang kita tingkatkan,” jelasnya.                  

Sebelumnya, Kakorlantas Polri, Inspektur Jenderal Istiono mengatakan, saat libur panjang nanti, agar seluruh jajaran bisa bekerja maksimal. Namun, dengan tetap mengedepankan upaya humanis dan menjaga protokol kesehatan.                 

“Jadi, teman-teman di lapangan sudah kami tegaskan, terutama di Polda Metro, Jabar, Jateng, Jatim, kemudian Banten, Lampung dan juga daerah lain yang ada tujuan wisata,” kata Istiono.

Kakorlantas menyatakan bahwa telah memerintahkan jajaran institusi itu untuk menggelar apel kesiapan secara serentak jelang dua momen libur panjang tersebut.

“Diharapkan kewaspadaan dengan melaksanakan apel siap siaga untuk libur panjang, yang akan kami antisipasi jalur tol, arteri, dan tempat menuju wisata, tentunya yang rawan kecelakaan dan macet,” ucap Istiono. []

Ainurrahman

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu