News

Libatkan 17 Kendaraan, Ini 5 Fakta Penting Kecelakaan di Tol Cipularang

Fakta kecelakaan tol Cipularang.


Libatkan 17 Kendaraan, Ini 5 Fakta Penting Kecelakaan di Tol Cipularang
Kecelakaan di Tol Cipularang (antaranews.com)

AKURAT.CO Kecelakaan kembali terjadi di Tol Cipularang. Insiden nahas yang terjadi pada Minggu (26/6) malam tersebut melibatkan 17 kendaraan. Akibatnya, kemacetan parah terjadi di tol Cipularang KM 92 selama lebih dari lima jam. 

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta penting terkait kecelakaan beruntun di Tol Cipularang. 

1. Viral di media sosial

Sebuah video sempat viral di sejumlah media sosial sejak Minggu (26/6) malam. Dalam video tersebut terlihat sejumlah kendaraan yang berada dalam posisi tak beraturan. Selain itu, video singkat tersebut juga memperlihatkan sejumlah mobil yang mengalami kerusakan, bahkan ada badan mobil yang hancur. 

baca juga:

2. Berawal dari bus dengan rem blong

Kecelakaan Tol Cipularang bermula ketika Bus Laju Prima dari arah Bandung ke Jakarta mengalami rem blong dan menabrak beberapa kendaraan di depannya. Kejadian ini dimulai pada Minggu (26/6) pukul 20.20 WIB. Dalam laporan kepolisian, ketika insiden tersebut terjadi, lalu lintas sedang dalam kondisi padat. 

3. Libatkan 17 kendaraan

Dalam laporan dari kepolisian, setelah mengalami rem blong, bus Laju Prima tidak bisa melakukan pengalihan jalur. Alhasil, bus tersebut langsung menghantam belasan kendaraan yang ada di depannya. Dari penjelasan kepolisian, setidaknya 17 kendaraan terlibat dalam kecelakaan tersebut. Beberapa mobil mengalami kerusakan di bagian belakang. Namun ada juga mobil yang terbalik dan mengalami kerusakan parah. 

4. Korban luka berat ada 3 orang

Kepolisian juga menyebutkan bahwa setidaknya ada tiga orang yang mengalami luka berat. Sedangkan 16 korban lainnya mengalami luka ringan. Setelah pihak kepolisian datang, sejumlah otoritas terus melakukan evakuasi. Sejumlah korban luka langsung dibawa ke RS Abdul Radjak Purwakarta dan RS Siloam Purwakarta.  

5. Lalu lintas telah lancar

Sesaat setelah kecelakaan terjadi, kepolisian langsung melakukan pengalihan arus hingga pukul 23.34 WIB. Baru pada sekitar pukul 01.17 WIB, lokasi kejadian telah bersih dan lalu lintas kembali normal. Kendaraan yang terlibat dalam kecelakan tersebut juga telah dibawa ke Pool Derek Jatiluhur. 

Akibat dari kecelakaan ini, arus lalu lintas menuju ke Jakarta sempat mengalami kemacetan sepanjang 5 kilometer. []