Olahraga

LIB: Aplikasi Belum Rampung, Uji Coba Penonton Sesuai Jadwal

PT LIB merencanakan uji coba penonton di stadion pada seri III Liga 1 musim ini di bulan Desember mendatang.


LIB: Aplikasi Belum Rampung, Uji Coba Penonton Sesuai Jadwal
Suporter Persib Bandung saat memberikan dukungan untuk timnya dalam laga kontra Sriwijaya di Piala Presiden 2018, Selasa (16/1). ( AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Rencana pelaksana kompetisi sepakbola nasional, PT Liga Indonesia Baru (LIB), untuk melakukan uji coba penonton di Liga 1 Indonesia 2021-2022 tampaknya masih terkendala. Terutama dalam urusan teknologi informasi di mana penyelenggara pertandingan bisa mendata penonton yang sudah memenuhi syarat.

Direktur LIB, Akhmad Hadian Lukita, menyampaikan bahwa aplikasi untuk memastikan bahwa penonton sudah mematuhi protokol kesehatan seperti vaksinasi virus corona (Covid-19) masih belum sepenuhnya beres. Padahal, aplikasi tersebut merupakan sarana kunci untuk uji coba kehadiran penonton di stadion.

“Sistemnya belum stabil. Jadi, misalnya itu digunakan untuk 400 orang penonton masih ada lag. Mungkin masalah coding. Saya minta diperbaiki dulu,” kata Akhmad Hadian di Jakarta, Rabu (24/11), sebagaimana dipetik dari Antara.

Sedianya, LIB merencanakan uji coba penonton di stadion pada seri III Liga 1 musim ini di bulan Desember mendatang. Dengan perkiraan penyelesaian aplikasi selama sepekan, LIB yakin target uji coba pada Desember tak meleset dari jadwal semula.

“Kami ingin benar-benar semua berjalan sempurna. Jangan sampai ada kesalahan saat digunakan dalam kondisi sebenarnya. Masih ada waktu beberapa hari, seharusnya bisa diujicoba pada Desember ini,” kata Akhmad.

Untuk tahap awal, LIB bakal mengizinkan maksimal 200 orang datang ke stadion. Adapun stadion yang direncanakan menjadi arena uji coba adalah Stadion Manahan di Solo, Jawa Tengah.

Jika terlaksana, kehadiran penonton di stadion bulan depan akan menjadi yang pertama sejak pandemi Covid-19 menghentikan kompetisi sepakbola nasional pada Maret tahun lalu. LIB mengusahakan uji coba tersebut setelah Pemerintah Indonesia memberikan izin pada 15 November lalu.

Izin tersebut tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 60 Tahun 2021 tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 Covid-19 di Jawa dan Bali.

Dalam Instruksi tersebut, Pemerintah hanya membolehkan stadion mengisi 25 persen dari kapasitas maksimal atau paling banyak 5.000 orang. Salah satu syarat yang sudah diajukan pemerintah adalah penonton wajib mengambil vaksin dibuktikan dengan status hijau di aplikasi Peduli Lindungi.[]