Tech

Lewat Peran Digital, Kolaborasi Duithape dan Dompet Dhuafa Salurkan Zakat Fitrah Lebih Efektif

Lewat Peran Digital, Kolaborasi Duithape dan Dompet Dhuafa Salurkan Zakat Fitrah Lebih Efektif
Konferensi pers (AKURAT.CO/ Azhar Ilyas)

AKURAT.CO, Pada Hari Raya Idulfitri 1440 H beberapa waktu lalu, ada yang berbeda dari proses pembagian zakat oleh Dompet Dhuafa. Tahun ini, zakat dibagikan secara digital kepada mereka yang membutuhkan.

Bekerja sama dengan startup yang bergerak di bidang fintech, duithape, pembagian zakat secara digital benar-benar membantu dan meringankan pekerjaan Dompet Dhuafa dalam proses penyaluran menjadi lebih cepat dan tepat.

"Tak hanya dari segi kenaikkan penggalangan dana, digitalisasi juga mempercepat layanan kami dan membuatnya menjadi lebih transparan," ujar Yuli Pujihardi, perwakilan Dompet Dhuafa saat konferensi pers, Rabu (26/6), di Jakarta.

baca juga:

Sebelumnya, para amil yang membagikan zakat harus menyiapkan ribuan paket sembako. Mengumpulkan dhuafa di suatu tempat atau di masjid, lalu membagikannya satu per satu. Kaum dhuafa pun tak kalah repotnya, mereka harus berjalan jauh, menyisihkan ongkos, dan berdesakan berebut jatah paket sembakonya.

"Sulitnya menyalurkan bantuan kepada masyarakat di pedalaman yang belum tersentuh perbankan, membawa uang tunai miliaran rupiah, memasukkannya ke amplop satu per satu," kata Sara Dhewanto, salah satu pendiri duithape pada kesempatan yang sama.

Hal tersebutlah yang diakui sara yang menjadi alasan terciptanya duithape sebagai solusi pembayaran untuk masyarakat yang tidak memiliki rekening bank.

Pada malam sebelum Idulfitri lalu, Dompet Dhuafa membagikan 3500 paket sembako senilai Rp100 ribu tanpa meninggalkan kantor. Sementara itu, tim duithape mendistribusikan sembako secara cashless dan memastikan bahwa zakat tersalurkan dengan tepat kepada penerima yang berhak.

Pembagian zakat secara digital ini juga mensejahterakan warung yang menjadi tempat penukaran. Warung-warung yang bekerja sama dengan duithape mendapat pemasukan dari penukaran zakat hanya beberapa hari sejak Lebaran.

"Caranya mudah ya, mitra (pemilik warung) tinggal mengunduh aplikasi duithape di Play Store. Kemudian melakukan proses pendaftaran, mitra bisa menjadi tempat penukaran zakat di daerah terdekatnya," jelas Sara.

Aplikasi duithape sendiri pertama kali dirilis pada April 2017 lalu. Duithape hanya tersedia untuk platform Android, menurut Sara karena pihaknya memang menargetkan pengguna layanannya untuk kalangan menengah ke bawah.