News

Lengser Tahun Depan, Gerindra Sebut Anies Baru Penuhi 50 Persen Janji Kampanyenya

Taufik menerangkan penanganan banjir di Jakarta memang sulit dituntaskan sekaligus hanya dalam satu periode.


Lengser Tahun Depan, Gerindra Sebut Anies Baru Penuhi 50 Persen Janji Kampanyenya
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mendatangi Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (17/11/2020). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Politisi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik menyebut program yang menjadi janji kampanye Gubernur Anies Baswedan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI Jakarta sudah terealisasi sekitar 50 hingga 70 persen selama masa kepemimpinan Anies di Jakarta sejak 2017 lalu. 

Dengan demikian, Anies Baswedan mesti bekerja keras mengejar ketertinggalan program yang menjadi  kampanye ini dalam kurun waktu setahun ke depan. Masa Jabatan Anies akan segera berakhir pada 2022 mendatang. 

"Saya sih melihat di atas 50, 70 persen lah (Program yang sudah  terealisasi). Sisanya ini harus dituntaskan," kata Taufik ketika dikonfirmasi Jumat  (16/4/2021). 

Taufik kemudian menyorot program hunian murah meriah Rumah Dp nol persen yang menurutnya belum maksimal  kerjakan. Dia meminta  program dituntaskan dalam waktu dekat meski  Jakarta masih dalam kondisi pandemi.

Selain itu, Taufik juga menyorot program penanganan banjir di Jakarta  selama masa kepemimpinan Anies. Menurutnya, program pengentasan banjir sudah mulai menunjukan hasil mesti belum maksimal digarap. 

"Kita lihat daerah tergenangnya itu berkurang atau enggak gitu. Kalau dia berkurang, bagus dong. Kalau tadinya misalkan ada 150 atau 100 RW yang tergenang hanya 50 RW kan bagus. Jadi outputnya itu," ujarnya.

Lebih lanjut, Taufik  menerangkan penanganan  banjir di Jakarta memang sulit  dituntaskan sekaligus hanya  dalam satu periode. Dia bilang masalah ini mesti dikerjakan secara bertahap.  

"Beberapa mungkin menurut saya. ada yang perlu waktu. misal soal banjir. Kalau banjir kan titik genangan yang mesti kita lihat, daerah tergenangnya berkurang atau tidak," pungkasnya. 

Taufik menilai, kendala penanganan banjr di era kepemimpinan  Anies ini adalah masalah  pembebasan  lahan untuk menjalankan program naturalisasi  dan normalisasi.

Melly Kartika Adelia

https://akurat.co