Ekonomi

Lelang Surat Utang Negara, Pemerintah Himpun Penawaran Segini!

SUN seri FR0096 mendapatkan penawaran tertinggi dari investor sebesar Rp31,78 triliun

Lelang Surat Utang Negara, Pemerintah Himpun Penawaran Segini!
Ilustrasi - SUN (AKURAT.CO/Ryan)

AKURAT.CO, Pemerintah melelang Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang rupiah hari ini, Selasa 16 Agustus 2022. Laman djppr.kemenkeu.go.id menulis bahwa tanggal penyelesaian transaksi dilakukan pada Jumat, 19 Agustus mendatang.

Hasil lelang SUN pada Selasa (16/8/2022) menghasilkan penawaran sebesar Rp72,16 triliun. Ini merupakan level tertinggi sejak Maret 2022, atau naik 95,5 persen dari lelang sebelumnya sebesar Rp36,91 triliun. Berdasarkan data dari laman Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, SUN seri FR0096 mendapatkan penawaran tertinggi dari investor sebesar Rp31,78 triliun.

Adapun data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR Kementerian Keuangan pada Minggu (14/8/2022) mengungkap pemerintah melelang SUN seri baru yaitu FR0095 (tenor 6 tahun), FR0096 (tenor 11 tahun) dan FR0097 (tenor 21 tahun), dengan kupon masing-masing sebesar 6,375 persen, 7,000 persen dan 7,125 persen. WAY yang dimenangkan untuk seri baru SUN FR0095, FR0096 dan FR0097 masing-masing sebesar 6,41493 persen, 7,05978 persen dan 7,18996 persen.

baca juga:

Direktur Surat Utang Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Deni Ridwan menyatakan kondisi perekonomian Indonesia yang cukup solid, pasar global yang relatif kondusif dan penerbitan SUN seri baru tenor 6, 11 dan 21 tahun mendorong peningkatan signifikan incoming bids pada lelang SUN hari ini.

" Rilis data neraca perdagangan Indonesia bulan Juli yang cukup positif dengan mencatat surplus USD4.23 miliar dan menurunnya inflasi di AS pada bulan Juli, memberikan pengaruh yang positif pada appetite investor, " ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (16/8/2022).

Minat investor asing di pasar perdana meningkat signifikan dibandingkan lelang sebelumnya dari Rp6,95 triliun menjadi Rp16,80 triliun, merupakan level tertinggi sejak awal tahun (year to date). Lalu minat investor asing tersebar pada seri SUN tenor 6, 11 dan 21 tahun, dengan total awarded bids investor asing sebesar Rp6,75 triliun atau 31,16 persen dari total awarded bids.

" Kemudian SUN seri baru dengan tenor 6, 11 dan 21 tahun mendominasi demand investor pada lelang hari ini dengan persentase mencapai 89,22 persen dari total incoming bids dan 82,45 persendari total awarded bids, " ucapnya.

Selain itu, incoming bids terbesar pada tenor 11 tahun yaitu sebesar Rp31,78 triliun (44,05 persen dari total incoming bids) dan dimenangkan sebesar Rp9,35 triliun (43,19 persen dari total awarded bids). Dengan mempertimbangkan yield SBN yang wajar di pasar sekunder dan rencana kebutuhan pembiayaan tahun 2022, serta prediksi kondisi pasar yang masih volatile dalam beberapa waktu ke depan, maka Pemerintah memutuskan untuk memenangkan permintaan sebesar Rp21,65 triliun atau di atas target indikatif yang diumumkan sebesar Rp19,0 triliun.

Keputusan ini mencerminkan bahwa dalam pemenuhan kebutuhan pembiayaan melalui SBN dilakukan secara oportunistik, fleksibel, serta mengedepankan prinsip kehati-hatian.

" Berdasarkan kalender penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) tahun 2022, lelang penerbitan SUN selanjutnya akan dilaksanakan pada tanggal 30 Agustus 2022," pungkasnya.[]