Ekonomi

Legislator Usul Kemenhub Sediakan Fasilitas Karantina Cegah Virus Baru Omicron!

Anggota Komisi V DPR RI mengapresiasi rencana Kemenhub dalam memperketat perjalanan internasional, terkait merebaknya varian baru virus Omicron


Legislator Usul Kemenhub Sediakan Fasilitas Karantina Cegah Virus Baru Omicron!
Anggota Komisi V DPR RI Sumail Abdullah (dpr.go.id)

AKURAT.CO Anggota Komisi V DPR RI Sumail Abdullah mengapresiasi rencana kebijakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dalam memperketat perjalanan internasional, terkait merebaknya varian baru virus Covid-19, B.1.1.529 atau Omicron

Sumail turut mengusulkan pemerintah menyediakan fasilitas karantina dalam mendukung peraturan tersebut.

“Dalam rangka menghambat virus baru Covid-19 yaitu Omicron, pengetatan perjalanan internasional sudah tepat. Meski begitu, fasilitas karantina perlu menjadi perhatian bersama," ujar Sumail lewat keterangan tertulisnya, Selasa (30/11/2021).

Sumail juga menyatakan pemerintah perlu memperhatikan masa inkubasi varian baru Omicron supaya peraturan nantinya berjalan efektif. Selain rentang waktu yang perlu dievaluasi, sambungnya, sosialisasi protokol kesehatan juga perlu ditingkatkan untuk terus menjadi perhatian bersama.

Fasilitas kesehatan, usul Sumail, juga perlu untuk menjadi perhatian supaya orang yang datang dari luar negeri bisa dengan nyaman menikmati fasilitas tersebut. Terlebih, tandas Sumail, bagi segenap pekerja migran diluar yang kembali ke Indonesia itu juga perlu menjadi prioritas pertimbangan.

“ Peraturan pengetatan perjalanan internasional tersebut harus menjadi win-win solution untuk semua pihak, supaya semuanya bisa berjalan dengan lancar," pungkas legislator dapil Jawa Timur III ini.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah melalui Kemenhub berencana memperketat perjalanan internasional menyusul merebaknya varian baru virus Corona yaitu B.1.1.529 atau Omicron. Aturan itu merupakan turunan dari Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 23 Tahun 2021 yang terbit Minggu, (28/11/2021) sebagai respon meluasnya Omicron di berbagai negara.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, menyatakan bahwa pemerintah waspada sekaligus mengantisipasi masuknya varian Omicron ke Indonesia. Meski masih memerlukan studi lanjutan, menurut Sandiaga Uno, pemerintah memastikan akan memperbarui daftar warga negara asing mana saja yang boleh memasuki Bali dan Kepulauan Riau (Kepri) untuk kepentingan berwisata.

Pembaruan daftar negara yang boleh mengunjungi langsung Indonesia, khususnya Bali dan Kepri itu, untuk menghindari lonjakan kasus Covid-19 baru, seperti kejadian gelombang kedua Covid-19 pada Juli - Agustus 2021. Evaluasi pembukaan secara berkala itu, kata dia, akan dikoordinasikan dengan Kemenko Marves dan Kementerian Luar Negeri.

"Pasti ada dampaknya (terhadap sektor pariwisata dan ekraf), dan sore ini akan ada evaluasi PPKM dan penyiapan mitigasi dari varian Omicron dan akan diumumkan setelah ratas oleh Menko Perekonomian, Menko Marves, dan Menteri Kesehatan," ujar Sandiaga Uno, dalam Weekly Press Briefing, pada Senin (29/11).[]