Ekonomi

Legislator: Investasi Telkom di GOTO Perkuat Kedaulatan Digital

Mufti: Tentu kita tidak ingin ada yang menunggangi masalah ini. Prinsipnya, hal-hal obyektif harus disampaikan.


Legislator: Investasi Telkom di GOTO Perkuat Kedaulatan Digital
Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam mengatakan, investasi Telkom di perusahaan GoTo perlu didukung, untuk memperkuat kedaulatan digital nasional (Dok. DPR RI)

AKURAT.CO, Anggota Panitia Kerja (Panja) Investasi BUMN pada Perusahaan Digital, Mufti Anam mengatakan, investasi Telkom di perusahaan GoTo perlu didukung, untuk memperkuat kedaulatan digital nasional.

"Tentu kita tidak ingin ada yang menunggangi masalah ini. Prinsipnya, hal-hal obyektif harus disampaikan," ujar Mufti Anam yang merupakan Anggota Komisi VI DPR RI dalam keterangan resminya pada Rabu (29/6/2022).p

Diluar perdebatan naik-turunnya harga saham GoTo sebagai mekanisme pasar yang wajar, terdapat dua isu utama yang perlu dicermati dalam investasi Telkom di GoTo.

baca juga:

Pertama, soal kedaulatan digital, perusahaan digital nasional perlu didukung untuk menjadi tuan rumah di negeri sendiri, yang memberi dampak optimal ke ekonomi nasional terutama dalam penciptaan tenaga kerja dan pemberian nilai tambah pada setiap aktivitas perekonomian.

"Kedaulatan digital penting dijaga, selain berkaitan dengan daya saing bangsa, juga karena untuk memastikan potensi ekonomi digital berhasil dimanfaatkan pelaku usaha Tanah Air," katanya.

Mufti kemudian menggambarkan Gross Merchandise Value (GMV) ekonomi internet di Asia Tenggara akan mencapai 363 miliar dolar AS pada 2025, dan Indonesia berkontribusi 40 persen di antaranya.

"Jadi pertama kita dudukkan ini dalam konteks kedaulatan digital. Ini bukan soal naik-turun harga saham, tapi lebih pada bagaimana Telkom sebagai BUMN turut memastikan kedaulatan digital. Ini harus jadi perhatian,” ujarnya.

Mufti kemudian memaparkan bila Presiden Jokowi pun meminta ada percepatan transformasi digital nasional, termasuk dengan penyiapan regulasi dan skema pembiayaan.

"Kita bisa menempatkan corporate action Telkom lewat Telkomsel di GoTo sebagai bagian dari upaya mempercepat transformasi digital,” papar Mufti yang juga mantan Ketua Umum HIPMI Jawa Timur.

Sedangkan untuk isu kedua, dinamika investasi Telkom di GoTo perlu dijadikan sebagai momentum untuk menyamakan persepsi di antara seluruh pemangku kepentingan terkait model investasi di perusahaan digital ke depan.

Semua pemangku kepentingan perlu tahu dan memahami skema-skemanya, sehingga semua duduk masalahnya menjadi jelas, sehingga perlu didukung tidak oleh pemerintah, tapi juga oleh pelaku yang berkecimpung di dalamnya.

"Bila memang diiringi dengan kajian yang obyektif, investasi di perusahaan teknologi seperti GoTo, apalagi sebagai market winner karya anak bangsa, maka perlu didukung, tidak hanya oleh pemerintah tetapi juga pelaku usaha lainnya," pungkas Mufti.[]