News

Legislator PKS Minta Pemerintah Tetap Sosialisasikan Prokes

Alifudin tidak ingin terjadi miss information terhadap kebijakan pemerintah atas pelonggaran pemakaian masker di ruang publik.


Legislator PKS Minta Pemerintah Tetap Sosialisasikan Prokes
Warga mengikuti vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (3/4/2022) malam. (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Anggota Komisi IX DPR RI, Alifudin berharap pemerintah tetap gencar sosialisasikan protokol kesehatan, meski pandemi Covid-19 sudah terkendali.

Alifudin tidak ingin terjadi miss information terhadap kebijakan pemerintah atas pelonggaran pemakaian masker di ruang publik.

"Yang kedua, soal vaksinasi yang harus digencarkan, agar warga sudah vaksinasi lengkap dan aparatur penegak harus tegas serta melakukan pendekatan persuasif," tutur Alifudin kepada wartawan, Rabu (18/5/2022).

baca juga:

Menurut legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, persoalan data juga harus dianalisa agar membuat status endemi ini bisa tepat.

"Covid-19 ini melalui udara kan jadi harus juga berhati hati, dan kita harus tetap melakukan serta menjaga kebiasaan hidup sehat dan bersih, seperti cuci tangan pakai sabun, dan kebiasaan gerakan hidup bersih" tegasnya.

Meski demikian, Alifudin mengapresiasi kebijakan pemerintah, namun hal tersebut harus diiringi dengan target capaian vaksinasi yang terukur.

"Kami apresiasi atas kebijakan pemerintah bahwa di ruang terbuka diperbolehkan lepas masker, tapi kami minta tolong pemerintah harus menginformasikan atau mengkampanyekan hal ini secara masif" pungkasnya.

Sebagai infomarsi, selain melonggarkan kebijakan pemakaian masker, pemerintah juga melonggarkan kebijakan tes usap PCR atau Antigen bagi pelaku perjalanan. Aturan tersebut berlaku bagi mereka yang telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 lengkap.

"Kedua, bagi pelaku perjalanan dalam negeri dan luar negeri yang sudah mendapatkan dosis vaksinasi lengkap maka sudah tidak perlu lagi melakukan tes swab PCR maupun antigen," kata Presiden Joko Widodo dalam keterangannya di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (17/ Mei 2022).[]