News

Legislator Golkar Sebut Teknologi Informasi dan Komunikasi Saling Terintregasi

Inovasi pada sektor teknologi informasi dan komunikasi pada kehidupan saat ini sudah saling terintregasi.


Legislator Golkar Sebut Teknologi Informasi dan Komunikasi Saling Terintregasi
Anggota Komisi I Fraksi Golkar DPR RI Nurul Arifin (dpr.go.id)

AKURAT.CO, Anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin menyampaikan bahwa inovasi pada sektor teknologi informasi dan komunikasi pada kehidupan saat ini sudah saling terintregasi.

"Karena dunia sudah boderless tanpa lagi sekat dan ini semuanya akibat dunia IT dan perkembangannya dan kita bisa berjumpa di dunia virtual," ungkap Nurul dalam Webinar Aptika Kominfo pada Minggu (24/10/2021).

Dia mengatakan, segala macam informasi bisa didapatkan di dalam genggaman tangan dan menurut survei 80 persen kehidupan manusia sudah beralih di tangan. Mulai dari belanja, check up dokter, fasilitas kesehatan itupun sudah dilakukan di dalam genggaman tangan.

"Statistik dunia digital di indonesia saat ini 274,9Juta populasi di Indonesia 57 persen kaum urban menggunakan dunia digital," terangnya.

Menurutnya, dengan mobile connection 345,3 juta jadi jelas jauh lebih banyak dari populasi sesungguhnya artinya diantara kita semua pasti ada yang menggunakan lebih dari 1 nomor. Internet uses 202,6 pengguna setara dengan 73,7 persen populasi dan yang aktif di media sosial ada 170 juta sejalan 61,8 persen.

"Artinya semua manusia saat ini imbas dari pandemi bisa mengekspresikan dirinya lebih massive, lebih tanpa border karena semuanya bisa ditampilkan suka-suka," ujarnya.

"Kita harus tetap memiliki kepedulian dan kewaspadaan sehingga apa yang kita upload yang kita konsumsi di dunia internet ini, bisa terscreening kita harus memiliki mempunyai self defence mechanism ataupun sensor diri, sehingga semua sampah pun masuk dan kita terima dan akhirnya kita ikut menyebarkan," sambungnya.

Lebih lanjut, Nurul menuturkan, banyaknya kemajuan di dunia internet seperti ini, banyak benefit juga yang didapatkan selain defisitnya. Yaitu salah satunya adalah potensi ekonomi digital yang saat ini berkembang sangat pesat dari unicorn, decacorn. Dia menyebut, Indonesia menjadi salah satu terbesar yang menghasilkan e-commerce dengan segala nilai begitu besar pada pandemi saat ini.

"Bapak Airlangga Hartarto beliau menko perekonomian indonesia dengan mengkomando kementrian-kementrian dibawahnya, berhasil menjadi membawa Indonesia tidak masuk kedalam jurang krisis ekonomi," ujarnya.

Oleh karena itu, Nurul mengajak masyarakat bersyukur bahwa Indonesia tidak pernah masuk ke dalam krisis ekonomi. Dengan mengakses digital ini bisa empower diri, reskilling, upskilling sehingga bisa membuat diri lebih maju dan tidak hanya menjadi penonton tapi menjadi bagian dari kemajuan era digital ini.

"Tantangan di dunia digital seperti ini dengan besarnya peluang dan manfaat yang dihasilkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi terdapat pula tantangan yang besar kebocoran data pribadi yang menjadi PR kita," pungkasnya.[]