Ekonomi

Legislator Dorong Pemulihan Ekonomi di Daerah Perbatasan

Politisi PDI dorong pemulihan ekonomi didaerah perbatasan termasuk Kalimantan Barat


Legislator Dorong Pemulihan Ekonomi di Daerah Perbatasan
Personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif RK 623/BWU yang tergabung dalam SSK IV saat naik perahu menuju pos perbatasan (Dok. Yonif RK 623/BWU)

AKURAT.CO, Anggota Komisi II DPR RI Cornelis menyatakan salah satu prioritas pembangunan pemerintah saat ini, yaitu pembangunan di daerah perbatasan dengan tujuan mendorong pemulihan ekonomi masyarakat daerah perbatasan termasuk Kalimantan Barat.

"Perbatasan harus jadi aspek pemulihan ekonomi, itu sesuai keinginan Presiden Jokowi yaitu pembangunan kawasan perbatasan harus membuat ekonomi masyarakat lebih baik," kata Cornelis saat kunjungan kerja di Kecamatan Badau perbatasan Indonesia-Malaysia wilayah Kapuas Hulu Kalbar, seperti dilansir dari Antara, Jumat (23/4/2021).

Disampaikan Cornelis, tujuan kunjungan kerjanya tersebut atau yang lebih dikenal dengan istilah reses yaitu ingin menyerap aspirasi masyarakat daerah perbatasan di Kalimantan Barat.

Menurut dia, untuk mendorong pembangunan daerah perbatasan dirinya perlu data yang valid terkait kebutuhan di perbatasan, hal tersebut berkaitan dengan penganggaran.

"Kalau tidak ada data, saya sulit memperjuangkan dalam penganggaran," ujar Cornelis yang juga Anggota Badan Anggaran DPR RI.

Cornelis menyebutkan perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan daerah perbatasan luar biasa, dengan harapan pertumbuhan ekonomi masyarakat bisa lebih baik.

"Border perbatasan itu salah satu untuk mendorong pertumbuhan ekonomi," lanjutnya.

Politikus PDI Perjuangan itu juga menyebutkan dalam reses dirinya mengambil sampel tiga daerah perbatasan di Kalimantan Barat salah satunya wilayah Kapuas Hulu.

" Saya siap memperjuangkan pembangunan untuk pertumbuhan ekonomi perbatasan, namun harus disertai data," papar Cornelis yang juga sebagai Anggota Badan Pengawas Pembangunan Perbatasan.

Sumber: ANTARA

Prabawati Sriningrum

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu