Olahraga

Legenda Tinju Nasional Albert Papilaya Berpulang

Albert Papilaya sempat ditawari berkiprah di Amerika Serikat oleh Oscar De La Hoya namun batal berangkat karena terikat dinas dengan kepolisian.


Legenda Tinju Nasional Albert Papilaya Berpulang
Albert Papilaya adalah petinju legendaris Indonesia dengan sumbangan tujuh medali emas SEA Games dan perempat final Olimpiade 1992. (INDOZONE)

AKURAT.CO, Petinju legendaris Indonesia asal Maluku, Albert Papilaya, telah berpulang pada Minggu (18/4) dini hari WIB atau tepatnya pukul 00.45 WIB (02.45 WIT). Albert meninggal dunia dalam usia 53 tahun setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Dr H Chasan Boesoerie di Ternate, Maluku Utara.

Salah seorang jurnalis asal Ambon, Maluku, yang mengenal Albert sejak di level junior, Realini Nonnie Rering, mengatakan bahwa Indonesia telah kehilangan salah satu putra terbaiknya. Albert, kata Nonnie, telah melakukan yang sebaik-baiknya untuk negara.

“Mengenal baik dan dekat dengan Bung Albert Papilaya sejak 1987 di Pusdiklat Karangpanjang, Ambon, ketenangan dan kejelian membawanya berprestasi ciamik di pentas tinju nasional,” kata Nonnie sebagaimana dipetik dari Antara.

“Bung sudah lakukan yang terbaik untuk Ibu Pertiwi hingga Minggu (18/4), tepat pukul 02.45 WIT atau 00.45 WIB. Sang Pemilik Hidup memanggil Bung setelah lewati sakit di RSU Ternate, selamat jalan Bung.”

Lahir di Tobelo, Maluku Utara, 15 September 1967, Albert malang-melintang di dunia tinju dengan empat medali emas Pekan Olahraga Nasional, tujuh medali emas SEA Games, dan sampai ke perempat final Olimpiade Barcelona 1992.

Sebagai seorang olimpian di Olimpiade 1992, Albert termasuk dalam gelombang kejayaan olahraga negeri karena ketika itu ia merupakan bagian dari kontingen Indonesia yang mempersembahkan medali emas pertama melalui Susy Susanti dan Alan Budikusuma di cabang bulutangkis.

Konon, penampilannya di olimpiade sempat menarik perhatian petinju legendaris dunia yang kini menjadi promotor, Oscar De La Hoya. De La Hoya mengajak Albert hijrah ke Amerika Serikat untuk mencoba karier profesional di negara tersebut.

Namun, karena sudah terikat dinas sebagai anggota kepolisian  sejak 1990, Albert tak mendapat izin dari atasannya untuk berangkat ke AS. Karier Albert akhirnya hanya berhenti di level amatir untuk event multinasional seperti olimpiade, Asian Games, dan SEA Games.

Sebagai anggota kepolisian, pangkat terakhir Albert adalah Komisaris Polisi di mana dinas terakhirnya adalah di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara. Sebelum itu, Albert pernah bekerja di Jakarta untuk Polda Metro Jaya.[]   

Hervin Saputra

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu