Olahraga

Legenda MU Sakit Hati Conte Tidak Melatih Setan Merah

Setan Merah memilih Ralf Rangnick ketimbang merekrut Conte.


Legenda MU Sakit Hati Conte Tidak Melatih Setan Merah
Mantan pemain Tim Nasional Prancis dan Manchester United, Patrice Evra. (ESPN)

AKURAT.CO, Legenda Manchester United (MU), Patrice Evra mengaku masih sakit hati dengan manajemen mantan timnya. Pasalnya, MU memutuskan untuk tidak memboyong Antonio Conte sebagai pelatih.

Sebagaimana diketahui, manajemen MU punya peluang untuk merekrut Conte sebagai pelatih untuk menggantikan posisi Ole Gunnar Solsksjaer yang dipecat.

Namun, manajemen Setan Merah -julukan MU- justru memutuskan untuk memilih mendatangkan Ralf Rangnick sebagai pengganti sementara.

baca juga:

Pada akhirnya, Rangnick gagal memperbaiki performa MU yang harus puas finis di peringkat keenam Liga Primer Inggris 2021-2022. Sedangkan Conte akhirnya direkrut oleh Tottenham Hotspur.

"Hati saya sakit karena saya pikir Conte, Klopp, Guardiola adalah manajer terbaik di dunia saat ini dan kami bisa memilikinya di Manchester United. Tetapi beberapa orang di klub, mereka berkata: “Ini bukan gaya kami, bukan itu yang kami cari," katanya kepada Daily Mirror.

'Jadi mari kita lihat, sekarang kita memiliki Erik ten Hag. Mari kita lihat apa yang akan dia lakukan. Dia mendapat dukungan saya. Tapi kemudian, bahkan jika Anda membawa seorang koki, sebagai manajer Man United, dia akan mendapat dukungan penuh dari saya,” tambahya.

Evra mengatakan ini merupakan kekecewaan yang besar. Menurutnya, Antonio Conte bisa melakukan sesuatu di Manchester United.

“Dan Anda dapat melihat dengan Tottenham, dia membantu mereka lolos ke Liga Champions,” katanya.

“Mereka memiliki pemain yang sama, jadi itu sebabnya manajer ini jenius. Ketika saya tiba di Juventus, setiap pemain mengatakan kepada saya: “Patrice, orang ini jenius.”

Evra mengatakan Conte merupakan seorang pelatih yang kecanduan. Dia sangat bersemangat tentang sepak bola. Jadi Anda akan berlari sangat keras. Dia akan membuatmu berkeringat.

“Tetapi jika Anda melihat para penggemar Tottenham, mereka sangat senang karena ketika mereka melihat para pemain sekarang, menang atau kalah, mereka memberikan segalanya. Itulah mentalitas Antonio Conte,” ungkapnya

'Itu sebabnya saya katakan itu menyakitkan. Bukan karena itu Tottenham – saya suka setiap tim – tapi itu hanya karena Conte bisa melakukan sesuatu di MU,” tambahnya.[]