Olahraga

Lee Zii Jia Resmi Ajukan Banding atas Putusan BAM

BAM mengonfirmasi bahwa Lee Zii Jia sudah mengajukan surat permohonan banding untuk BAM.


Lee Zii Jia Resmi Ajukan Banding atas Putusan BAM
Pebulutangkis tunggal putra Malaysia, Lee Zii Jia, saat berlatih di Pelatnas Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM) di Kuala Lumpur, Malaysia, 3 Juni 2020. (TWITTER/BAM)

AKURAT.CO, Pebulutangkis ranking tujuh dunia asal Malaysia, Lee Zii Jia, resmi mengajukan banding atas putusan Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM) yang menskorsingnya dengan tidak mendaftarkan sang atlet ke turnamen internasional dalam dua tahun ke depan.

“Kami bisa mengonfirmasi bahwa kami sudah menerima surat permohonan banding dari Zii Jia dan sebagai penanggung jawab kepentingan bulutangkis nasional, kami melihat persoalan dengan desakan besar untuk menemukan sebuah jalan keluar,” kata BAM dalam surat pernyataannya sebagaimana dipetik dari New Strait Times.

Zii Jia mengajukan pengunduran diri dari Pelatihan Nasional BAM pada 11 Januari lalu. Sebagai respons atas keputusan tersebut, BAM memberikan sanksi dengan tidak memberikan izin untuk Zii Jia mendaftarkan diri ke turnamen internasional selama dua tahun terhintung mulai 18 Januari.

baca juga:

Kebijakan BAM terhadap juara All England 2021 tersebut memicu kemarahan mantan pebulutangkis berikut warganet Malaysia. Mantan pebulutangkis ranking satu dunia Malaysia, Roslin Hashim, misalnya, menuding bahwa ada pejabat BAM yang sengaja membunuh karier pemain sebagaimana yang pernah dialaminya semasa masih aktif bermain.

“Kenapa sekarang Lee Zii Jia sampai dia nekat untuk mundur? Saya tidak merasa semata-mata dia mengejar uang, walau uang memang penting,” kata Roslin dalam pernyataan yang dimuat di akun Facebook-nya.

“Hal ini terjadi karena kepincangan, kepincangan dari segi manajemen (BAM). Terlalu banyak masalahnya sejak dulu di internal. Masalah ini sebenarnya internal. Dia tidak ada isu melibatkan pemain dengan pelatih, tidak ada. Sebenarnya kepengurusan, dari dulu sampai saat ini. Masalah ini yang sebenarnya harus diselidiki.”

BAM sendiri menyadari reaksi publik terhadap sanksi yang mereka terapkan untuk Zii Jia. Sikap ini menunjukkan bahwa BAM akan sedikit “melunak” sekaligus memberikan kebebasan bagi para pebulutangkis terutama untuk urusan sponsor sebagaimana yang diminta oleh Lee Zii Jia.

“Kami sepenuhnya sadar dengan luahan kemarahan dan frustrasi dan kami sangat memahami kekecewaan yang diekspresikan terhadap asosiasi. Situasinya benar-benar memberikan tantangan dan mendapatkan perhatian dari seluruh pihak, dari politisi sampai pemain internasional,” kata BAM.

“Kami menghargai seluruh komentar, kritik, dan umpan balik secara keseluruhan yang diarahkan kepada kami dan kami akan mengambil catatan terhadap sentimen bergairah yang ditunjukkan sesama rekan Malaysia.”[]