Olahraga

Lebih Suka Usyk Lawan Fury, Arum Berencana tak Libatkan Hearn

Bob Arum bahkan sudah berencana untuk menghubungi manajer Oleksandr Usyk, Egis Klimas, untuk laga melawan Tyson Fury.


Lebih Suka Usyk Lawan Fury, Arum Berencana tak Libatkan Hearn
Promotor tinju asal Amerika Serikat, Bob Arum, berharap Oleksandr Usyk menghadapi Tyson Fury. (BOXING SCENE)

AKURAT.CO, Promotor kawakan asal Amerika Serikat, Bob Arum, termasuk orang yang lebih suka Anthony Joshua “minggir” untuk memberi jalan kepada Oleksandr Usyk menghadapi juara dunia tinju kelas berat WBC, Tyson Fury. Arum bahkan sudah berencana untuk menghubungi manajer Usyk, Egis Klimas, untuk laga melawan Fury.

Sikap ini disampaikan Fury menyusul posisi bertahan Joshua untuk melakukan laga kedua melawan Usyk. Di laga pertama pada September tahun lalu, Joshua kehilangan sabuk gelar juara dunia WBA, WBO, IBF, dan IBO lewat kekalahan angka dari Usyk di London, Inggris.

Dengan empat gelar di tangan Usyk, maka pertarungan untuk merebut seluruh gelar berpeluang dilakukan dengan mempertemukan petarung asal Ukraina tersebut dengan Fury. Namun, karena Joshua menolak menepi, Fury akhirnya melakukan pertarungan melawan Dillian Whyte.

baca juga:

Dalam posisinya, Arum menaungi Usyk dan juga Fury yang berada di bawah manajemen rekanannya, Frank Warren. Dengan demikian, untuk mewujudkan laga Usyk dan Fury, Arum merasa tidak perlu melibatkan promotor Joshua, Eddie Hearn.

“Saat ini, jika Joshua mengalahkan Usyk lagi, Hearn tidak bakal mengatakan apa-apa, bukan? Hanya jika Joshua mengalahkan Usyk maka Hearn ada di belakang layar,” kata Hearn sebagaimana dipetik dari Boxing Scene.

“Tak ada alasan untuk bicara dengan Hearn tentang pertarungan itu di akhir tahun. Alih-alih, kami bakal bicara dengan Egis tentang pertarungan itu. Itu semua akan dilakukan secara in-house (dalam satu organisasi promosi),” ujar Arum.

Di sisi lain, Tyson Fury dijadwalkan menghadapi Dillian Whyte pada April mendatang. Sebagai pemilik sabuk gelar juara, Fury mendapatkan uang sebesar US$41 juta (sekitar Rp587 miliar) berbanding US$32 juta (sekitar Rp458,2 miliar) untuk Whyte.

Negosiasi pertarungan ini sempat alot karena Whyte menolak pembagian 80-20 di mana 80 bayaran menjadi milik Fury.

Adapun laga kedua Usyk kontra Joshua juga kemungkinan akan dilangsungkan di paruh pertama tahun 2022. Siapapun pemenang di laga ini akan menentukan perebutan gelar juara dunia tak terbantahkan (undisputed) yang akan menghadapi pemenang antara Fury dan Usyk.[]