News

Lebaran Hari Pertama, Sampah di DKI Capai 2.142 Ton 

Pada hari pertama lebaran, sampah yang dikirim ke TPST Bantargebang mencapai 2.142 ton dengan 405 rit truk sampah.


Lebaran Hari Pertama, Sampah di DKI Capai 2.142 Ton 
Aktivitas petugas UPK Badan Air di tempat pembuangan sementara (TPS) sampah di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (1/5/2020). Aliansi Zero Waste Indonesia menyatakan, per 16 April lalu terjadi pengurangan timbulan sampah harian yang terdampak dari pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Di kota Bogor terjadi penurunan sebesar 100 ton per hari, di kota Denpasar turun 300 ton per hari, dan di Jakarta dari volume sampah harian sebesar 7.500 hingga 8.000 ton per hari berkurang sebanyak 6 (AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo)

AKURAT.CO, Akumulasi sampah Warga Jakarta yang dikirim ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang saat Idul Fitri 1442 H mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. Pada hari pertama lebaran, sampah yang dikirim ke TPST Bantargebang mencapai 2.142 ton dengan 405 rit truk sampah. Sedangkan pada H-1, total sampah mencapai 8.713 ton dengan 1.580 rit truk sampah.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Syaripudin mengatakan, berdasarkan pengalaman empiris pada tahun-tahun sebelumnya, tonase sampah menurun saat pra dan pasca lebaran, namun tahun ini terjadi sedikit perubahan karena adanya pengosongan Dipo dan TPS menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Tonase sampah yang dikirim ke TPST Bantargebang beberapa hari sebelum lebaran mengalami kenaikan karena adanya kegiatan pengosongan Dipo dan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) menjelang hari lebaran sehingga diharapkan para supir truk sampah tersebut dapat bersilaturahmi dengan keluarga pada saat Hari Raya Idul Fitri,"  kata Syaripudin ketika dikonfirmasi Jumat (14/5/2021).

Berdasarkan data tahun 2020, ungkap Syaripudin, pada saat H-1 tonase sampah mencapai 6.995 ton dengan 1.299 rit truk sampah dan sampah turun drastis pada hari H-nya dengan tonase hanya 2.195 ton dengan ritase 432 rit.

Dinas Lingkungan Hidup, kata dia, sudah melakukan antisipasi kemungkinan peningkatan tonase tersebut. “Kita siap. Pola dan strategi operasi sudah kita antisipasi,” katanya.

TPST Bantargebang tempat diprosesnya sampah Jakarta tetap beroprasi pada hari Idul Fitri hingga pukul 04.00 WIB dan buka kembali pada pukul 10.00 WIB.

“Per hari ini dwilling time atau waktu rata-rata truk sampah mengantri, menimbang dan menurunkan sampah sampah di sana hanya 3 jam 47 menit. Ini salah satu indikator pengelolaan TPST Bantargebang tetap normal,” katanya.[]

 

Yohanes Antonius

https://akurat.co