News

LAZ Diimbau Bantu Korban Erupsi Semeru

Respon cepat dalam membantu proses evakuasi dan pemulihan korban terdampak letusan perlu dilakukan


LAZ Diimbau Bantu Korban Erupsi Semeru
Gunung Semeru mengeluarkan awan panas terlihat dari kawasan Pranajiwo, Lumajang, Jawa Timur, Kamis (5/3/2020). (ANTARA FOTO/Umarul Faruq)

AKURAT.CO - Ketua Badan Amil Zakat Nasional(BAZNAS) Noor Achmad mengajak seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) di tingkat nasional maupun daerah untuk berada dalam satu barisan membantu korban erupsi Gunung Semeru di Jawa Timur. 

"Kepada seluruh jajaran BAZNAS dan LAZ mari kita bantu saudara-saudara kita yang menjadi korban atas meletusnya Gunung Semeru dengan cara yang terkoordinasi di bawah arahan BAZNAS pusat melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB)," kata Noor dalam keterangan tertulis, Minggu (5/11/2021). 

Ia mencontohkan dan mengimbau kepada LAZ untuk mengulang respons cepat yang dilakukan oleh BAZNAS dan LAZ pada saat penanganan banjir bandang di Kota Batu, Jawa Timur, dan Kabupaten Garut, Jawa Barat. 

Noor mengajak hal serupa kembali dilakukan untuk membantu korban erupsi Gunung Semeru di wilayah Lumajang dan sekitarnya. 

"Melalui koordinasi yang baik, diharapkan bantuan akan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan serta lebih cepat diterima oleh masyarakat yang membutuhkan bantuan," katanya. 

Noor mengatakan respons cepat dalam membantu proses evakuasi dan pemulihan korban terdampak letusan Semeru, perlu dilakukan untuk meminimalisir tingkat kesulitan korban bencana. 

"Jadi mari kita lakukan sebaik yang kita lakukan di Kota Batu dan Garut atau bahkan lebih baik lagi," ujarnya. 

Sebelumnya, tim medis dari BAZNAS Kabupaten Lumajang dan sejumlah relawan telah bergabung bersama Tim Baznas Tanggap Bencana (BTB). Mereka bergerak menuju lokasi bencana erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. 

"Tim segera bergabung dengan tim medis dari semua stakeholder untuk bergerak menuju wilayah terdampak bencana erupsi. BAZNAS mengajak masyarakat untuk dapat berpartisipasi membantu para korban erupsi Gunung Semeru di Lumajang dan sekitarnya," kata Noor. 

Seperti diketahui, Gunung Semeru dilaporkan meletus dan mengeluarkan guguran awan panas pada Sabtu, pukul 15.20 WIB berdampak pada satu kecamatan, yaitu Pronojiwo di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. 

Berdasarkan laporan Kepala Dinas Kesehatan Lumajang dokter Bayu Wibowo mengatakan, sebagian besar korban terdampak letusan Gunung Semeru mengalami luka bakar dan langsung mendapat penanganan dari petugas medis. 

"Data sementara yang tercatat ada 38 warga yang mengalami luka bakar, tapi data itu masih sementara karena petugas masih mengevakuasi warga, sedangkan untuk korban luka bakar berat dirujuk ke rumah sakit," katanya.[]