Tech

Layanan Jalan Tol akan Terapkan Teknologi Bayar Nirsentuh MLFF

Pengguna jalan tol bisa terus berjalan seperti biasa, tanpa harus berhenti untuk bayar tol


Layanan Jalan Tol akan Terapkan Teknologi Bayar Nirsentuh MLFF
Ilustrasi jalan tol. (Dok. PUPR)

AKURAT.CO, Untuk meningkatkan tata kelola sistem layanan jalan tol, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan menerapkan sistem transaksi Tol Nontunai Nirsentuh Multi Lane Free Flow (MLFF).

Sistem transaksi nontunai berbasis Multi Lane Free Flow (MLFF) tersebut merupakan salah satu inovasi baru untuk layanan jalan lon.

Melalui sistem pembayaran nirsentuh ini, diharapkan dapat menciptakan suatu efisiensi, efektivitas, aman, dan nyaman dalam penerapan sistem pembayaran jalan tol di Indonesia.

baca juga:

Nantinya, dengan diimplementasikannya sistem transaksi non tunai ini pengendara tidak lagi perlu berhenti dan kendaraan dapat terus berjalan seperti biasa.

Dengan begitu, tidak ada lagi antrian pada gerbang tol dan dapat mempersingkat waktu tempuh dan efisien. 

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, melalui Surat Menteri PUPR Nomor: PB.02.01-Mn/132, perihal Penetapan Pemenang Pelelangan Pengusahaan Badan Usaha Pelaksana Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha untuk Sistem Transaksi Tol Nontunai Nirsentuh Berbasis Multi Lane Free Flow, telah menetapkan Roatex Ltd. sebagai pemrakarsa proyek dan pemenang lelang.

"Saat ini, Roatex Ltd. Zrt, telah membentuk perusahaan sebagai Badan Usaha Pelaksana Sistem Transaksi Tol Nontunai Nirsentuh Berbasis MLFF dengan nama PT Roatex Indonesia Toll System (RITS)," ujar Basuki, dilansir melalui laman Info Publik. 

MLFF sendiri merupakan hasil dari kerjasama bilateral antara Indonesia dengan Hungaria dengan tujuan meningkatkan sistem pembayaran tol Indonesia.

Proyek ini diinisiasi pada saat kunjungan Perdana Menteri Hungaria, Mr. Victor Orbán, ke Indonesia pada tahun 2016 lalu. Pemerintah Hungaria berinvestasi 100 persen dari proyek ini dengan nilai investasi sebesar Rp4,5 triliun dalam bentuk kerja sama pemerintah dan badan Usaha (KPBU). 

Sementara itu, Sistem MLFF ini menggunakan teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS) dan melakukan transaksi melalui aplikasi khusus jalan tol di smartphone.

Dimana, GPS akan menentukan lokasi yang dideterminasi oleh satelit dan proses map-matching akan berjalan di central system.

Saat kendaraan keluar tol dan proses map-matching berakhir, sistem akan melakukan kalkulasi tarif selama perjalanan. 

Penggunaan Global Navigation Satellite System (GNSS) banyak diterapkan di negara-negara Eropa Timur, termasuk Hongaria.

Manfaat lain dari kehadiran sistem transaksi MLFF ini, yaitu salah satunya adalah efisiensi biaya operasi dan juga meminimalisir bahan bakar kendaraan.

Teknologi ini juga telah sukses diterapkan di Hungaria selama lebih dari tujuh tahun terakhir, yang dikelola oleh Hungarian Toll Services Company (NUZs).[]