Ekonomi

Layaknya di Tokyo, Kemenkeu Juga Gelar Olimpiade APBN 2021

Kemenkeu kembali menyelenggarakan Olimpiade APBN 2021 sebagai salah satu upaya edukasi APBN khususnya kepada generasi muda.


Layaknya di Tokyo, Kemenkeu Juga Gelar Olimpiade APBN 2021
Kantor Kemenkeu (kemenkeu.go.id)

AKURAT.CO Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kembali menyelenggarakan Olimpiade APBN 2021 sebagai salah satu upaya edukasi APBN khususnya kepada generasi muda. Ini kayaknya penyelenggaraan Olimpiade yang sedang berlangsung di Tokyo, Jepang.

Dengan mengusung tema “Muda Membangun Bangsa”, Olimpiade APBN 2021 bertujuan untuk mendorong generasi muda sebagai generasi penerus bangsa untuk berperan aktif dalam kegiatan pembangunan dan pemulihan ekonomi dimasa pandemi ini.

Olimpiade APBN 2021 diharapkan dapat mendorong generasi muda untuk belajar dan memahami mengenai APBN.

“Olimpiade APBN 2021 diharapkan dapat diikuti oleh lebih banyak peserta dan dari berbagai ragam pendidikan, sehingga tercipta kompetisi yang makin baik dan juara yang lebih teruji,” kata Direktur Jenderal Anggaran, Isa Rachmatawarta, Kamis (29/7/2021).

Selain itu, dengan semakin banyaknya peserta yang berpartisipasi, diharapkan informasi-informasi yang penting dan strategis tentang Keuangan Negara dapat menjangkau ke masyarakat secara lebih luas, lebih utuh dan mendalam.

Dengan terciptanya “Duta-duta APBN” dari kalangan pelajar dari sejak dini, optimisme akan kemajuan bangsa dan negara ini akan terus terjaga.

Terlebih ditengah situasi menghadapi pandemi dan pemulihan ekonomi seperti sekarang ini, pemahaman yang lebih mendasar dan mendalam tentang instrumen APBN menjadi kian penting dan sangat berharga sebagai bekal dan pengalaman untuk generasi berikutnya.

Generasi muda dapat memahami bagaimana peran dan kerja keras APBN dalam menghadapi Covid-19, bagaimana APBN memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat miskin, serta bagaimana APBN membantu dunia usaha baik sektor korporasi maupun UMKM dalam mengarungi pandemi.

Memasuki tahun ke-4, Olimpiade APBN 2021 yang diselenggarakan oleh Kemenkeu.

Sebagai informasi, pada kegiatan Olimpiade APBN 2020 lalu peserta yang berpartisipasi mencapai 3.324 tim yang berasal dari SMA/SMK/MA/sederajat dan termasuk di dalamnya 6 tim yang berasal dari sekolah Indonesia di luar negeri (Mekkah, Madinah, dan Jeddah).

Adapun yang berhasil menjadi juara dalam Olimpiade APBN 2020 adalah tim “FATkg” yang berasal dari SMA Negeri 1 Sleman, DIY.

Berbeda dengan Olimpiade APBN tahun-tahun sebelumnya, Olimpiade APBN 2021 selain melibatkan para siswa juga melibatkan para tenaga pendidik. Secara lebih rinci Olimpiade APBN 2021 meliputi empat cabang.

1. Lomba Debat APBN (untuk mahasiswa D3/DIV/S1/sederajat)

2. Lomba Cerdas Cermat (untuk siswa SMA/SMK/MA/sederajat)

3. Lomba konten video/tiktok APBN (untuk siswa SMP/MTs/sederajat)

4. Lomba konten bahan ajar APBN (untuk Guru SMA/SMK/MA/sederajat)

Khusus untuk cabang lomba cerdas cermat siswa SMA/SMK/MA/sederajat, seperti tahun

sebelumnya, peserta terbagi ke dalam empat regional dan akan melalui empat tahap seleksi, yaitu, Babak Online 1 (29 Agustus 2021), Babak Online 2 (19 September 2021), Babak Final Regional (7 Oktober 2021), dan Babak Final Nasional (21 Oktober 2021).

Adapun pendaftaran telah dibuka sejak 6 Juli 2021 hingga 21 Agustus 2021 yang dilakukan secara online melalui laman https://klc2.kemenkeu.go.id/olimpiade_apbn. Sedangkan untuk tiga cabang lainya, Kemenkeu akan membuka pendaftaran pada bulan Agustus mendatang.

Acara Olimpiade APBN 2021 terselenggara atas sinergi, kerja sama, dan kolaborasi unit-unit di Kemenkeu melalui Sekretariat Jenderal (Setjen), Direktorat Jenderal Anggaran (DJA), Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK), dan Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN).

Melalui sinergi ini, Olimpiade APBN 2021 merupakan bentuk keseriusan Kemenkeu dalam mengedukasi generasi muda, generasi yang akan menjadi pilar-pilar penerus bangsa, dan generasi yang meneruskan pembangunan Indonesia di masa mendatang.[]