Lifestyle

Lawan Obesitas Dengan Diet Sehat dan Kebenaran Mitos Diet

Obesitas sangat berdampak buruk bagi kesehatan, lalu dalam berdiet juga harus mewaspadai mitos-mitos yang beredar di masyarakat


Lawan Obesitas Dengan Diet Sehat dan Kebenaran Mitos Diet
Ilustras obesitas. ( Independent.co.uk)

AKURAT.CO, Memiliki berat badan sehat dengan pola makan sesuai panduan Kementerian Kesehatan melalui "Isi Piringku" bisa membantu mencegah kelebihan berat badan hingga obesitas.

"Isi Piringku" ini berarti membagi 1/3 (sepertiga) dari setengah piring untuk lauk pauk, 1/3 dari setengah piring buah, 2/3 dari setengah piring sayuran dan 2/3 dari setengah piring makanan pokok.

Obesitas sendiri menjadi musuh berbahaya semua orang karena bisa memicu berbagai penyakit mulai dari diabetes, stroke, hipertensi hingga kanker payudara bisa dicegah, salah satunya melalui pola makan yang sehat.

Lalu, apabila Anda sudah terlanjur memiliki berat badan berlebihan atau justru obesitas, maka penurunan berat badan secara sehat menjadi anjuran para pakar kesehatan.

Pakar gizi klinik di Rumah Sakit Hermina Galaxy, dr. Cut Hafiah menekankan bahwa, bukannya mengurangi frekuensi makan tetapi menjaga pola makan sehat.

"Pola makan harus benar-benar dijaga bukan mengurangi frekuensi makan, tetapi makan teratur. Makan utama tetap tiga kali. Untuk asupan nasi, karbohidrat bisa diganti dengan jenis lain misalnya karbohidrat kompleks semisal kentang, jagung," ujar dia dalam "Peluncuran Program Diet Sehat D8: W8 (dibaca Weight) Loss Challenge" via daring, Kamis (04/02/2021).

Mitos Diet

Hafiah mengingatkan, saat ini ada berbagai mitos di masyarakat terkait program penurunan berat badan, salah satunya memperbolehkan cheating atau membebaskan diri mengonsumsi makanan apa saja. Bertentangan dengan mitos ini, Hafiah tidak menyarankan cheating apalagi di bulan-bulan awal Anda menerapkan program diet.

"Cheating saat diet bukan tidak diperbolehkan tetapi pada saat bulan pertama hingga bulan ketiga metabolisme tubuh sedang baik-baiknya, jadi cheating tidak disarankan pada bulan awal," tutur dr. Cut Hafiah yang juga residen dokter Skyn Clinic.

Sumber: ANTARA

Irma Fauzia

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu