Lifestyle

Lawan Corona, Perpusnas dan KemenPPPA Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Pendamping Perempuan dan Anak

Pemberian vaksin digelar di Aula Salemba Perpusnas, Jakarta, pada Senin, (24/5/2021)


Lawan Corona, Perpusnas dan KemenPPPA Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Pendamping Perempuan dan Anak
Perpusnas bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) dengan menyediakan tempat untuk penyelenggaraan vaksinasi Covid-19 bagi pendamping perempuan dan anak korban kekerasan. Pemberian vaksin digelar di Aula Salemba Perpusnas, Jakarta, pada Senin, (24/5/2021) (Dok. Perpusnas)

AKURAT.CO, Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI bersinergi dengan kementerian/lembaga pemerintah untuk menyukseskan program vaksinasi Covid-19 yang saat ini gencar dilakukan sebagai upaya untuk mengatasi pandemi Covid-19.

Sinergi dilakukan Perpusnas bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) dengan menyediakan tempat untuk penyelenggaraan vaksinasi Covid-19 bagi pendamping perempuan dan anak korban kekerasan. Pemberian vaksin digelar di Aula Salemba Perpusnas, Jakarta, pada Senin, (24/5/2021).

Kepala Perpusnas, Muhammad Syarif Bando, menyatakan, perpustakaan merupakan milik masyarakat dan dapat digunakan untuk berbagai kegiatan, salah satunya vaksinasi. Perpustakaan juga menyediakan berbagai pengetahuan dan informasi, khususnya mengenai pandemi, yang dapat diakses oleh masyarakat.

Untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai virus Corona, sejak awal pandemi, Perpusnas meluncurkan Corona Pedia. Ini merupakan ePustaka yang tersedia di aplikasi perpustakan digital, iPusnas, berisikan berbagai informasi tentang virus Covid-19.

"Kita harus menjadi dokter terbaik untuk kita sendiri. Sejatinya, kita harus tahu bagaimana cara hidup yang sehat. Ini didapat dari kita membaca buku-buku terkait kesehatan. Perpusnas telah menyiapkan sekitar 2,5 juta artikel tentang kesehatan," ungkapnya.

Syarif Bando menegaskan, di tengah kondisi pandemi, Perpusnas tetap melayani masyarakat dengan menerapkan protokol kesehatan. Pegawai Perpusnas pun telah menjalani vaksinasi Covid-19 dua tahap yakni pada 10 April dan 10 Mei.

"Sejak pandemi, kami tidak berhenti memberikan layanan bagi masyarakat, namun dengan melakukan pembatasan jumlah pengunjung dan menerapkan protokol kesehatan," lanjutnya.

Menteri PPPA Bintang Puspayoga menjelaskan, vaksinasi Covid-19 diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pendamping ketika bertugas di lapangan. Terlebih pada masa pandemi, jumlah kekerasan perempuan dan anak secara siginifikan meningkat.

"Para pendamping perempuan dan anak penyintas kekerasan perlu kita jamin kesehatannya. Apalagi para pendamping adalah garda terdepan kita dalam melindungi perempuan dan anak," tuturnya.