News

Lawan Big Tech, Donald Trump Segera Merilis Medsos TRUTH Social

Donald Trump akan rilis media sosial baru, TRUTH Social.


Lawan Big Tech, Donald Trump Segera Merilis Medsos TRUTH Social
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (bbc.com)

AKURAT.CO Mantan Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa pada awal tahun 2022 nanti, pihaknya akan merilis sebuah jaringan media sosial bernama TRUTH Social. Perusahaan Trump Media & Technology Group yang juga dikepalai oleh Trump mengklaim akan menjadi penantang sejumlah media sosial saat ini yang dilabeli konsorsium media liberal dan menjadi perlawanan dari perusahaan ‘Big Tech’ di Silicon Valley, yang menurutnya telah menggunakan kekuatannya untuk menghentikan suara perlawanan di Amerika Serikat. 

“Saya menciptakan TRUTH Social dan TMTG untuk melawan tirani dari Big Tech. Kita hidup di sebuah dunia di mana Taliban memiliki kehadiran kuat di Twitter, di sisi lain, Presiden AS faovoritmu telah didibungkam. Ini tidak bisa diterima. Saya sangat bersemangat untuk merilis kebenaran pertama di TRUTH Social segera. TMTG didirikan dengan sebuah misi untuk memberikan suara kepada semua. Saya sangat bersemangat untuk mulai berbagai pikiranku di TRUTH Social dan melawan Big Tech,” jelas Trump. 

Saat ini, medsos TRUTH telah ada di Apple App Store dalam bentuk pemesanan dengan rencana akan merilis versi beta untuk diuji coba pada bulan November 2021 mendatang. Sedangkan perilisan secara nasional diharapkan bisa dilakukan pada kuarter pertama tahun 2022 mendatang. 

Bersamaan dengan media sosial, TMTG juga berencana akan merilis sebuah aplikasi video langganan bernama TMTG+. Aplikasi berbasis video ini akan menawarkan sejumlah fitur program hiburan, berita, podcast, dan media lainnya yang netral atau ‘non-woke’. 

CEO dari Digital World Acquisition Corp, Patrick Orland, menyatakan bahwa pihaknya akan bergabung dengan TMTG untuk membuat sejumlah layanan baru tersebut.

“Dunia Digital dibentuk untuk menciptakan nilai bagi para pemegang saham publik dan kami percaya bahwa TMTG adalah salah satu mitra kombinasi bisnis yang paling menjanjikan untuk memenuhi tujuan itu. Saat ini DWAC memiliki aset senilai USD 293 juta (Rp4,1 triliun) yang siap membantu TMTG untuk berkembang, termasuk memberikan layanan teknologi berkelas dunia untuk membangun jaringan media sosial yang aman dan tangguh dan penawaran media yang beragam,” ucap Patrick Orland.  

Setelah merger tersebut, TMTG diperkirakan akan bernilai mencapai USD 1,7 miliar (24 triliun). 

Langkah yang diambil oleh Trump ini akibat dari pelarangan dirinya muncul di Twitter, Facebook, dan Instagram setelah terjadinya kekacauan di Capitol Hill pada 6 Januari 2021 lalu. Pelarangan Trump di Twitter bersifat permanen, sedangkan Facebook dan Instagram menyatakan kemungkinan akan kembali mengizinkan Trump di media sosialnya dalam waktu yang tidak ditentukan.[]