Olahraga

Latihan di Kumamoto Berakhir, Anthony Ginting Mengaku Siap Tempur

Anthony Sinisuka Ginting akan turun ke Olimpiade Tokyo 2020 dengan status unggulan kelima tergabung di grup bersama Gergely Krausz dan Sergey Sirant.


Latihan di Kumamoto Berakhir, Anthony Ginting Mengaku Siap Tempur
Atlet tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, ketika berada di kamp latihan di Kumamoto, Jepang, pekan ini.

AKURAT.CO, Hari ini, Minggu (18/7), menjadi hari terakhir pemusatan latihan kontingen cabang bulutangkis Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020 di Kumamoto, Jepang. Besok, Senin (19/7), para pebulutangkis nasional akan berangkat ke Tokyo untuk tinggal di kampung atlet sebelum mulai bertanding pada 24 Juli nanti.

Salah satu pebulutangkis tunggal putra Indonesia yang berlatih di Kumamoto, Anthony Sinisuka Ginting, mengaku berterimakasih dengan pelayanan yang disiapkan oleh warga setempat selama pemusatan latihan. Kondisi fisiknya yang sempat menurun karena karantina tiga hari kembali pulih setelah berlatih di Kumamoto.

“Karena semuanya dipersiapkan dengan sangat baik. Mulai dari tempat istirahat, makanan, sarana latihan, dan juga protokol-protokol kesehatan yang ada. Cukup menyenangkan bisa latihan di sini. Suasana baru membuat kami semakin termotivasi,” kata Anthony di Kumamoto, Minggu (18/7), sebagaimana dipetik dari rilis resmi PBSI.

“Kondisi memang sempat menurun karena tiga hari pertama tidak ada latihan. Tetapi berkat program yang dijalani sejauh ini, Puji Tuhan kondisi saya sudah kembali oke. Aman semua dan siap bertanding.”

Bertanding dengan status unggulan kelima, Anthony tergabung di grup J bersama Gergely Krausz dari Hungaria dan Sergey Sirant dari Rusia. Sungguh pun di atas kertas diunggulkan dari dua lawan tersebut, Anthony tetap berkonsentrasi penuh karena kejutan bisa terjadi di kejuaraan sebesar olimpiade.

“Saya belum memikirkan 16 besar, waspada satu-satu saja dulu lawan di grup. Ini olimpiade, semua bisa terjadi. Jangankan olimpiade, di turnamen biasa pun sering terjadi pemain yang peringkatnya lebih rendah bisa mengalahkan unggulan,” ucap Anthony.

“Persaingan di tunggal putra akan ramai. Semua merata kekuatannya. Apalagi saat sudah masuk babak gugur. Unggulan sudah bertemu unggulan. Jadi menurut saya, siapa yang lebih siap dan tidak kehilangan fokus dia yang akan menang.”

Seperti yang dikatakan Anthony, nomor tunggal putra akan menyajikan pertarungan ketat karena seluruh pebulutangkis papan atas ambil bagian di pesta olahraga terbesar di dunia ini. Dari Indonesia, Anthony akan bertanding bersama rekan se-Pelatnas PBSI, Jonatan Christie.[]