Ekonomi

Larangan Mudik, ASDP Klaim Pergerakan Penumpang Merak-Bakauheni Menyusut

ASDP bahwa aktifitas pergerakan kendaraan dan penumpang Merak-Bakauheni mengalami penurunan seiring larangan mudik 6 Mei-17 Mei 2021


Larangan Mudik, ASDP Klaim Pergerakan Penumpang Merak-Bakauheni Menyusut
Ratusan kendaraan mengantre untuk memasuki kapal di Pelabuhan Merak, Banten, Sabtu (9/6). Berdasarkan prediksi Kementerian Perhubungan, puncak arus mudik di Pelabuhan Merak diperkirakan berlangsung sejak 8 Juni malam hingga 9 Juni. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

AKURAT.CO, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyebut, berdasarkan data Posko Merak-Bakauheni terlihat bahwa aktifitas pergerakan kendaraan dan penumpang mengalami penurunan signifikan terhitung mulai berlakunya larangan mudik pada 6 Mei 2021 atau H-7, dan diperkirakan akan berlangsung hingga 17 Mei 2021.

"Untuk layanan angkutan truk logistik tetap berjalan normal, khususnya untuk pendistribusian bahan pokok dan logistik lainnya. Sejak awal pandemi Covid-19 kami konsisten tetap melayani angkutan barang. Selain itu juga layanan bagi penumpang kriteria khusus yang dikecualikan dalam larangan mudik ini," ujar Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi dalam siaran pers di Jakarta, Minggu (9/5/2021).

Data logistik berdasarkan Posko Merak, terhitung mulai 28 April 2021 (H-15) hingga 8 Mei 2021 (H-5) jumlah truk yang menyeberang dari Merak ke Bakauheni berjumlah 31.271 unit atau naik 24% dibandingkan tahun lalu sebanyak 25.299 unit truk.

Kenaikan trafik truk dikarenakan pergerakan angkutan logistik yang diberi kebebasan penuh dimana tahun ini tidak diterapkan aturan pembatasan kendaraan truk melintas di jalan tol, yang biasanya diterapkan pada H-4 sampai dengan H+4 Lebaran.

Pihaknya mengklaim akan terus meningkatkan koordinasi dan sinergitas yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan di lingkungan pelabuhan, khususnya di Merak-Bakauheni dalam rangka menekan pergerakan orang selama periode larangan mudik pada 6-17 Mei, demi menekan penyebaran Covid-19 di masa Angkutan Lebaran.

"Dalam rangka pengendalian transportasi selama masa Angkutan Lebaran kami telah melakukan kerja sama dan koordinasi yang baik dengan Kementerian Perhubungan, Kepolisian, Kesehatan Pelabuhan, dan seluruh stakeholder agar kebijakan pelarangan mudik ini dapat berjalan efektif. Dan sesuai dengan pesan top leader, bahwa upaya pengendalian transportasi serta meminimalisir pergerakan masyarakat untuk mudik, harus dilakukan secara tegas dan manusiawi," paparnya.

Ira mengatakan, selama masa larangan mudik telah diatur bahwa ASDP melalui koordinasi dengan instansi dan pihak terkait pada wilayah kerjanya masing-masing tetap melayani angkutan logistik untuk menjaga pasokan di daerah tetap stabil, dan juga penumpang dengan kriteria khusus.

Hal ini disampaikan Ira Puspadewi saat menerima kunjungan kerja pemantauan arus mudik dan jalur transportasi di Merak - Bakauheni oleh Ketua DPR Puan Maharani, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala BNPB Doni Monardo, Kapolda Banten Rudy Heriyanto, dan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy di Terminal Eksekutif Sosoro-Merak, Banten pada Minggu (9/5).

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan arahan agar seluruh pemangku kepentingan di Pelabuhan Merak-Bakauheni agar lebih meningkatkan pengawasan dalam penerapan protokol kesehatan agar selama periode Angkutan Lebaran ini aspek keselamatan dan kesehatan seluruh masyarakat dapat terjaga dengan baik.

Prabawati Sriningrum

https://akurat.co