Ekonomi

Larangan Ekspor CPO Dicabut, Andre: Win-win Solution untuk 16 Juta Petani Sawit Terdzolimi!

pemerintah telah memberikan win-win solution untuk petani serta pengusaha sawit karena penahanan ekspor


Larangan Ekspor CPO Dicabut, Andre: Win-win Solution untuk 16 Juta Petani Sawit Terdzolimi!
Wakil Sekretaris Jendral Partai Gerindra, Andre Rosiade, saat ditemui usai sebuah diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (22/9). (AKURAT.CO/Khalishah Salsabila)

AKURAT.CO, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Gerindra, Andre Rosiade menyatakan bahwa keputusan pemerintah untuk mencabut larangan ekspor Crude Palm Oil (CPO) beberapa waktu lalu merupakan langkah strategis pemerintah demi menghilangkan penderitaan petani sawit yang selama ini merana.

Andre Rosiade dalam cuitan di Twitternya mengatakan, pemerintah telah memberikan win-win solution untuk petani serta pengusaha sawit karena penahanan ekspor.

" Kebijakan Ekspor CPO dibuka lagi adalah keputusan Win - win solution dari pemerintah untuk 16 Juta Petani Sawit yang terdzolimi." cuit Andre di akunnya @andre_rosiade (21/5/2022).

baca juga:

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya mencabut larangan ekspor CPO dan minyak goreng mulai Senin 23 Mei 2022 lalu. 

Hal ini didasarkan atas kondisi pasokan serta harga minyak goreng yang telah memenuhi kebutuhan masyarakat. Selain itu mempertimbangkan adanya 17 juta orang di tenaga di industri, baik petani, pekerja dan juga tenaga pendukung lainnya.

Jokowi juga turut meyakini harga minyak goreng curah bakal turun dalam beberapa waktu kedepan. Namun demikian memang hingga saat ini harga minyak goreng masih kunjung belum mencapai HET.

Setelah adanya pelarangan ekspor harga rata-rata nasional turun menjadi Rp 17.200 sampai dengan Rp17.600. Menurut Jokowi, meski ekspor dibuka, pemerintah akan tetap mengawasi dan memantau dengan ketat untuk memastikan pasokan tetap terpenuhi dengan harga terjangkau.

" Oleh karena itu berdasarkan kondisi pasokan dan harga minyak goreng saat ini serta mempertimbangkan adanya 17 juta orang tenaga di industri sawit baik petani, pekerja dan juga tenaga pendukung lainnya, maka saya memutuskan bahwa ekspor minyak goreng akan dibuka kembali pada senin 23 Mei 2022," tukas Jokowi.

Sekadar informasi, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi bersama BUMN dengan pelaku usaha merilis program minyak goreng curah murah, yang dinamakan MigorRakyat.