News

Lanjutkan Perjalanan ke Moscow, Jokowi Sebentar Lagi Bertemu Putin 

Lanjutkan Perjalanan ke Moscow, Jokowi Sebentar Lagi Bertemu Putin 


Lanjutkan Perjalanan ke Moscow, Jokowi Sebentar Lagi Bertemu Putin 
Presiden Joko Widodo berbincang dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di kediaman negara Bocharov Ruchei di Sochi, 18 Mei 2016 (AFP)

AKURAT.CO Usai bertemu empat mata dengan Presiden Volodymr Zelensky, Presiden Joko Widodo langsung  bertolak ke Moscow, Rusia. Di hari kelima kunjungan kerjanya ke luar negeri itu, Jokowi dijadwalkan menggelar dialog dengan Presiden Vladimir Putin di Kremlin.

Sebelumnya, Jokowi menempuh perjalanan dengan Kereta Luar Biasa (KLB) selama 11 jam. Jokowi dan Iriana kemudian tiba di Stasiun Przemysl Glowny di kota Przemysl, Polandia, pada Kamis (30/6) sekitar pukul 06.30 waktu setempat. 

Dari stasiun tersebut, presiden, ibu negara beserta rombongan langsung menuju Bandar Udara Internasional Rzeszow-Jasionka, Polandia. Setelahnya, mereka langsung melanjutkan perjalanan menuju Bandara Vnukovo II di Moskow. Sebagaimana dilaporkan oleh laman resmi Presiden Republik Indonesia, presiden dan rombongan bertolak ke Kremlin, menggunakan pesawat Garuda Indonesia GIA-1 sekitar pukul 09.00 waktu setempat.

baca juga:

Dalam penerbangan itu pula, Jokowi didampingi oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Rencananya, siang hari waktu setempat, Jokowi sudah tiba di Kremlin, dan menyampaikan misi perdamaiannya kepada Putin.

View this post on Instagram

A post shared by Joko Widodo (@jokowi)

Jokowi, sebagai ketua G20, lebih dulu berangkat ke Eropa pada Minggu (26/6) untuk KTT G7. Seperti yang sudah direncanakan, dari pertemuan G7 di Jerman, ia langsung bertolak ke Kyiv dan Moscow, untuk bertemu dengan kedua pemimpin, demi mendesak pembicaraan damai.

Sebelum ke Moscow, Jokowi telah berbicara dengan pemimpin Ukraina, menyebut kunjungannya merupakan perwujudan kepedulian masyarakat Indonesia terhadap Ukraina.

Kepada Zelensky, Jokowi juga menegaskan posisi Indonesia mengenai pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah. Selain itu, Jokowi menekankan pentingnya Ukraina bagi rantai pasok pangan dunia. Menurutnya, semua usaha harus dilakukan agar Ukraina bisa kembali melakukan ekspor bahan pangan.

Sebelum meninggalkan Istana Maryinsky, Jokowi telah menawarkan diri untuk menjadi 'pembawa pesan' bagi Zelensky kepada Putin.

Zelensky, pada gilirannya, mengapresiasi Jokowi, yang telah menjadi pemimpin Asia pertama yang berkunjung ke negerinya. []