Lifestyle

Langkah-langkah Memberikan CPR Untuk Wanita Hamil

CPR adalah pertolongan pertama yang digunakan dalam kasus serangan jantung dan kondisi lain untuk memastikan darah terus mengalir ke organ vital


Langkah-langkah Memberikan CPR Untuk Wanita Hamil
Ilustrasi - Langkah-langkah memberikan CPR untuk wanita hamil (Freepik)

AKURAT.CO  CPR (cardiopulmonary resuscitation) atau dikenal juga dengan sebutan RJP (resusitasi jantung paru) adalah proses medis dasar atau pertolongan pertama yang digunakan dalam kasus serangan jantung dan kondisi lain untuk memastikan darah terus mengalir ke organ vital.

Ini tentu juga meningkatkan kemungkinan kelangsungan hidup korban sampai bantuan medis yang tepat diberikan. CPR dilakukan dengan rasio 30:2 (30 kompresi dada plus dua napas bantuan).

Lalu, apakah CPR boleh diberikan kepada wanita hamil? 

baca juga:

Rahim wanita hamil dapat membuat sulit untuk memberikan pompa dada yang tepat.  Pada saat yang sama, perawatan juga perlu dilakukan untuk melindungi rahim dari bahaya, dengan menggesernya ke kiri wanita.

Asalkan diberikan dengan cara yang tepat, CPR benar-benar aman diberikan kepada wanita hamil. 

Sebelum bergegas dengan CPR, periksa nadi dan evaluasi pernapasannya!

Cobalah untuk berteriak dan mencari bantuan yang mungkin kamu dapatkan. 

Selain itu, terus berbicara dengan wanita itu dan biarkan dia tetap sadar seraya memanggil ambulans.

Berikut AKURAT.CO uraikan langkah-langkah memberikan CPR kepada wanita hamil:

  1. Baringkan wanita tersebut dengan posisi telentang pada permukaan yang datar dan keras seperti lantai. Jika memungkinkan, letakkan bantal, handuk atau benda serupa di bawah pinggul kanan mereka untuk memiringkan pinggul sekitar 15 sampai 30 derajat. Biarkan bahu mereka tetap rata dengan permukaan.
  2. Berlutut di samping mereka.
  3. Tempatkan tumit satu tangan di bagian bawah tulang dada. Letakkan tangan kamu yang lain di atas.
  4. Luruskan lengan dan posisikan diri kamu di atas dada korban.
  5. Gunakan beban tubuh kamu untuk menekan lurus ke bawah ke dadanya dengan kedalaman dada, yang umumnya lebih dari lima sentimeter.
  6. Lepaskan tekanan. Biarkan dada mundur penuh dengan mengangkat tangan sedikit dari dada di antara setiap kompresi. Menekan dan melepaskan terdiri dari satu kompresi. Waktu yang dihabiskan untuk kompresi dada dan fase pelepasan harus sama.
  7.  Lakukan kompresi dengan kecepatan 100-120 denyut per menit. Atau, setelah 30 kompresi dada dengan keras dan cepat, berikan dua napas bantuan. Pastikan menjaga kecepatan dengan tepat! Menghitung dengan keras akan sangat membantu.
  8. Terus ulangi proses ini dan lakukan lima siklus CPR dalam waktu sekitar dua menit sampai AED atau layanan medis darurat tiba

Cara memberikan napas buatan

  1.  Pastikan kepala dimiringkan ke belakang dan dagu diangkat dengan meletakkan satu tangan di dahi dan tangan lainnya di bawah dagu untuk memiringkan kepala ke belakang.
  2. Gunakan jari telunjuk dan ibu jari untuk mencubit bagian lunak hidung korban. Gunakan tangan kamu yang lain untuk membuka mulut korban.
  3. Ambil napas dan tutup mulut korban dengan mulut kamu rapat-rapat. Tiup dengan kecepatan tetap selama sekitar 1 detik, dan cari dada untuk mengembang. Sekarang cari dada jatuh. Ulangi dan berikan napas bantuan kedua.

Jika dada tidak naik, pastikan:

  • Korban diposisikan dengan benar.
  • Jalan napas tidak terhalang oleh benda asing. Jika ada, keluarkan!
  • Jepit hidung dengan benar untu mencegah udara keluar. 

CPR memang dapat bermanfaat bagi korban bila diberikan oleh orang yang tepat dengan cara yang tepat.

Namun, pemberian CPR yang tidak tepat dapat semakin meningkatkan tingkat fatalitas bagi korban.

Oleh sebab itu, CPR pada dasarnya hanya boleh diberikan oleh orang yang sudah menerima pelatihan dan sertifikasi yang tepat. 

Kawan Akurat, tidak ada salahnya membekali diri mengenai cara melakukan CPR karena mungkin suatu saat kamu dapat menolong orang lain.[]