News

Viral! Warga Batam Saling Dorong demi Antre Vaksinasi  

Antre vaksinasi langgar prokes.


Viral! Warga Batam Saling Dorong demi Antre Vaksinasi  
Tangkap layar video vaksinasi di Batam (twitter/@PSD_313)

AKURAT.CO, Di beberapa wilayah, surat vaksinasi menjadi salah satu persyaratan resmi untuk melakukan sejumlah aktivitas, mulai dari melakukan perjalanan jauh dengan transportasi umum hingga bekerja di sebuah perusahaan. Namun ternyata, tidak semua vaksinasi digelar dengan layak, seperti halnya sebuah video yang diunggah oleh akun Twitter @PSD_313. 

Dalam video tersebut, terlihat sejumlah warga yang sedang mengantre di sebuah fasilitas umum untuk mendapatkan vaksin. 

“Suasana antrian Vaksinasi di GOR Temenggung Abdul Jamal, Batam,” tulis akun @PSD_313. 

Video unggahan akun @PSD_313 tersebut memperlihatkan sejumlah warga yang sedang mengantre berdesak-desakan. Tak hanya itu, aksi saling dorong juga terlihat dalam video tersebut. Akibatnya, sejumlah warga berteriak karena aksi dorong itu. 

Ironisnya lagi, antrean vaksinasi tersebut tidak mengikuti protokol kesehatan yang mengharuskan setiap orang untuk menjaga jarak. 

Berdasarkan penelusuran AKURAT.CO, kejadian tersebut terjadi di Batam, tepatnya di GOR Temenggung Abdul Jamal. 

Selain itu, di tangkapan layar selanjutnya, sejumlah antrean terlihat lebih normal dan patuh protokol kesehatan dengan menerapkan jarak minimal satu meter antara satu dengan yang lain. 

Tak pelak, video yang memperlihatkan aksi saling dorong dalam antrean vaksinasi tersebut pun menuai sorotan dari warganet. 

“Warga batam mw nyebrang ke pinang hrs pake kartu vaksin, ngurus berkas kependudukan apapun kartu vaksin, semua serba kartu vaksin. Manajemen nya aja yg bangke bener. Di bintan gk ada penumpukan gini. Disebar per puskesmas, rs, dan faskes lainnya. Pak walkot kog gini amat,” balas akun @TURngeyel. 

“Kegiatannya lebih tepat disebut program virusinasi, bukan vaksinasi. Sudah berkali-kali terjadi tp semua abai. Ga ada pembenahan. Makan di warteg dibatasi 20 menit supaya ga terjadi kerumunan. Di antrian vaksin kerumunannya himpit-himpitan. Bingung?” timpal akun @PangBandarang. 

“Ga boleh berkerumun kecuali klo lagi di vaksin..emang corona pilih2 ya,” tulis akun @YogiRafid. 

“Sudah terjadi sejak awal bulan... Dan sebagian besar mereka melakukannya terpaksa.. Dri pada tak bisa mencari nafkah.. Termasuk suamiku terpaksa kurelakan divaksin.. Dri pada gak boleh masuk pt,” tulis akun @adinda_a2. []