News

Langgar Kode Etik, Anggota Polri Terlibat LGBT akan Ditindak Tegas

Anggota Polri-TNI ikut gabung dalam kelompok LGBT.


Langgar Kode Etik, Anggota Polri Terlibat LGBT akan Ditindak Tegas

AKURAT.CO, Mabes Polri akan menindak tegas anggota kepolisian jika terbukti terlibat kelompok Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transeksual atau Transgender (LGBT) di Korps Bhayangkara. Hal tersebut menanggapi beredarnya sejumlah anggota Polri-TNI yang ikut gabung dalam kelompok LGBT.    

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan Divisi Propam Polri tengah melakukan penyelidikan berdasarkan laporan adanya dugaan anggota polisi yang terlibat dengan kelompok LGBT.      

"Polri akan tindak tegas karena memang sudah ada aturan hukumnya bagi yang melanggar akan mendapat sanksi kode etik sudah menunggu," kata Awi dalam keterangannya, Sabtu (17/10/2020). 

Pihaknya masih menunggu hasil penelusuran Propam Polri terkait adanya dugaan anggota polisi yang ikut bergabung dengan kelompok LGBT.         

"Kami tetap menunggu dari Propam polri bagaimana perkembangan selama ini terkait dengan laporan-laporan yang ada," ujarnya.             

Awi menjelaskan bahwa aturan tidak diperbolehkannya LGBT tertuang dalam Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri, yang mengatur norma kesusilaan dan agama yang harus ditaati aparat kepolisian.       

"Kasus-kasus LGBT memang dalam Perkap nomor 14 tahun 2011 tentang kode etik profesi polri, di sana diatur di pasal 11 huruf c, menyatakan setiap anggota polri wajib menaati dan menghormati norma kesusilaan kemudian norma agama, nilai-nilai kearifan lokal dan norma hukum," paparnya.          

Jenderal polisi bintang satu ini belum bisa menjelaskan secara lebih detail karena belum mendapatkan penjelasan perkembangannya dari Divpropam Polri. "Nanti kami tanyakan perkembangannya ke propam," jelasnya.       

Sebelumnya diberitakan, beredar kabar adanya kelompok LGBT berawal  dari pernyataan Ketua Kamar Militer Mahkamah Agung Mayjen TNI (Purn) Burhan Dahlan.