Ekonomi

Lampaui Target, Bank Jatim Cetak Laba Rp1,14 Triliun di Triwulan III


Lampaui Target, Bank Jatim Cetak Laba Rp1,14 Triliun di Triwulan III
Dari kiri ke kanan, Glemboh Priambodo (Corporate Secretary), Candra Fajri Ananda (Komisaris Independen), Ferdian Timur S (Direktur Keuangan), PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim saat press conference kinerja keuangan triwulan III 2019 di Jakarta, Rabu (16/10/2019). (AKURAT.CO/Denny Iswanto)

AKURAT.CO PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim, mencatatkan laba Rp1,14 triliun atau tumbuh 7,61 % (YoY) di triwulan III 2019.

"Perolehan laba ini sesuai dengan target kita, karena kita mentargetkan tumbuh 7,5 % tapi kita bisa melebihi itu," kata Ferdian Timur, Direktur Keuangan Bank Jatim dalam konferensi pers, kinerja keuangan triwulan III 2019 di Jakarta, Rabu (16/10/2019). 

Selama triwulan III, Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Jatim tumbuh 15,84 % (YoY) yaitu sebesar Rp61,21 triliun. Aset juga tercatat mencapai Rp72,13 triliun atau tumbuh 13,72 %.

"Pertumbuhan dana pihak ketiga yang signifikan tersebut menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat kepada Bank Jatim meningkat," ucapnya.

Pertumbuhan DPK tersebut, menurut Ferdian didominasi oleh pertumbuhan giro 22,81% atau tercatat Rp. 23,56 triliun, diikuti oleh pertumbuhan tabungan sebesar 12,38% atau tercatat Rp18,29 triliun dan pertumbuhan deposito sebesar 11,35% atau tercatat Rp19,35 triliun.

"Dari komposisi tersebut, terlihat kemampuan Bank Jatim dalam menghimpun dana murah cukup baik," imbuh Ferdian.

Selain itu pencapaian DPK  tersebut diperkuat dengan CASA rasio Bank Jatim sebesar 68,38 %. "Karena selama lebih dari 15 tahun, CASA rasio Bank Jatim berada diatas 65 %," tutur Ferdian.

Dari sisi pembiayaan, Bank Jatim mampu mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp37,73 triliun atau tumbuh 14,07% (YoY).

Kredit di sektor konsumsi menjadi penyumbang tertinggi yaitu sebesar Rp22,86 triliun atau tumbuh 8,71 % (YoY). Sedangkan pertumbuhan paling tinggi didapat dari sektor komersial sebesar 28,70% atau tercatat Rp. 9,11 triliun.

"Pertumbuhan yang tinggi tersebut didongkrak dari pertumbuhan kredit sindikasi yang signifikan sebesar 194,2 %," ungkapnya.

Komposisi rasio keuangan bankjatim periode September 2019antara lain Return on Equity (ROE) sebesar 19,98 %, Net Interest Margin (NIM) sebesar 6,20 %, dan Return On Asset (ROA) 3,18 %.

Sedangkan Biaya Operasional dibanding Pendapatan Operasional (BOPO) masih tetap terjaga di angka 66,54 %. []