Olahraga

Lama tak Bermain, Anthony Mengaku Gugup di Pertandingan Pembuka

Anthony Sinisuka Ginting mengalahkan Gergely Krausz sementara Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti menang atas Mathias Christiansen/Alexandra Boje.


Lama tak Bermain, Anthony Mengaku Gugup di Pertandingan Pembuka
Atlet tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, sukses mengalahkan lawan asal Hungaria, Gregery Krausz, di laga pembuka Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo, Minggu (24/7).. (BADMINTON PHOTO/Raphael Sachetat)

AKURAT.CO, Dua wakil Indonesia di cabang bulutangkis Olimpiade Tokyo 2020, Anthony Sinisuka Ginting dan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, mengaku gugup menempuh pertandingan awal di pesta olahraga terbesar di dunia tersebut. Namun, mereka masih sukses melewati tugas di hari ketiga Olimpiade Tokyo, Minggu (25/7).

Tampil di Musashino Forest Sport Plaza di Tokyo, Jepang, Anthony Sinisuka Ginting mengawali langkahnya dengan relatif mudah menghadapi wakil Hungaria, Gergely Krausz. Dalam waktu 32 menit, Ginting mengalahkan atlet peringkat 94 dunia tersebut dengan skor 21-13 dan 21-8.

“Ini adalah turnamen pertama saya setelah leg (Asia di) Thailand (Januari lalu), jadi sudah beberapa bulan. Ini seperti awal baru untuk turnamen, jadi sebenarnya saya merasa gugup,” kata Anthony sebagaimana dipetik dari laman BWF usai laga.

“Tidak bermain di turnamen, lalu bermain di olimpiade, atmosfernya berbeda, Semuanya berbeda jadi saya berusaha menikmati hari ini. Saya sudah berlatih dan di dalam pikiran saya berpikir ‘bayangkan kamu ada di olimpiade’.”

Anthony Ginting juga sadar bahwa ia tiba di Tokyo dengan status unggulan kelima. Pun demikian, pebulutangkis berusia 24 tahun tersebut tak mau terlalu memikirkan status tersebut.

“Tentu saja setiap pemain merasakan tekanan, tetapi bagi saya, saya berusaha untuk tidak memikirkan tekanan dan menikmati setiap momen sejak saya tiba di Jepang. Jangan terlalu memikirkan itu, fokus dan nikmati saja,” ucap Anthony.

Sementara itu, pasangan ganda campuran Praveen/Melati juga mengakui perasaan gugup memasuki Olimpiade Tokyo. Hari ini, pasangan unggulan keempat tersebut meraih kemenangan kedua di penyisihan grup C mengalahkan wakil Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje dalam laga dua set dengan skor 24-22 dan 21-19.

Sehari sebelumnya, kegugupn tampak pada pertandingan pertama ketika Praveen/Melati menghadapi wakil Australia, Simon Leung/Gronya Somerville. Pasalnya, mereka bermain tiga set di mana sebenarnya Praveen/Jordan bisa menyelesaikan lebih awal namun disalip lawan di set pertama.

“Ini lebih baik ketimbang pertandingan kemarin. Pertandingan hari ini jauh lebih memuaskan dan terisi dan kami akan terus bermain baik. Kami paham bahwa kami bermain di pentas olimpiade, kami sangat gugup dan kami tahu sepanjang olimpiade kami akan saling berhadapan dengan lawan-lawan kami,” ucap Praveen.[]