News

Lalui Proses Panjang, Ini 5 Fakta Penting Sejarah Sumpah Pemuda

Sumpah Pemuda lahir pada Kongres Pemuda II tahun 1928.


Lalui Proses Panjang, Ini 5 Fakta Penting Sejarah Sumpah Pemuda
Ilustrasi Sumpah Pemuda. (AKURAT.CO/Ryan )

AKURAT.CO Sumpah Pemuda merupakan salah satu tonggak utama dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia mencapai kemerdekaan. Digagas oleh para pemuda Indonesia, gerakan Sumpah Pemuda ini juga merupakan awal perjalanan panjang pengukuhan Indonesia sebagai sebuah bangsa. Sebelum akhirnya mencapai sejumlah ikatan di Sumpah Pemuda, berbagai organisasi kepemudaan telah menjalani perjalanan panjang.

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta menarik terkait Sumpah Pemuda. 

1. Munculnya Tri Koro Dharmo

Lebih dari satu dekade sebelum akhirnya terjadi Sumpah Pemuda, sebuah organisasi yang didirikan oleh sejumlah pemuda berdiri. Organisasai bernama Tri Koro Dharmo atau dalam bahasa Indonesia berarti tiga tujuan mulia didirikan pada tanggal 7 Maret 1915 oleh Satiman. Organisasi ini menjadi perkumpulan pemuda pertama Indonesia. 

2. Jong Batak hingga Jong Java

Tri Koro Dharmo menjadi pelecut bagi sejumlah pemuda lain untuk melakukan hal yang sama, yaitu berserikat dan berjalan bersama. Hingga akhirnya, Tri Koro Dharmo berubah nama menjadi Jong Java yang anggotanya para pemuda Jawa hingga Lombok. Sejak itulah sejumlah organisasi serupa juga bermunculan, mulai dari Jong Batak, Jong Minahasa, hingga Pemuda Kaum Betawi. 

3. Kongres Pemuda I

Dengan semakin bertambahnya jumlah organisasi kedaerahan yang bermunculan, maka berbagai organisasi tersebut pun sepakat untuk melakukan pertemuan. Pada tahun 1926, Kongres Pemuda I resmi diadakan. Salah satu penggagasnya, Mohammad Yamin, mengusulkan bahwa Bahasa Melayu menjadi bahasa persatuan. 

4. Sumpah Pemuda

Kongres Pemuda I memang telah dilaksanakan, namun banyak pemuda ketika itu menganggap bahwa masih banyak unsur kesukuan yang begitu kuat di Kongres Pemuda I. Hingga akhirnya, dua tahun berikutnya, Kongres Pemuda II dilaksanakan pada tanggal 27-28 Oktober 1928 silam. Dalam pertemuan ini, Yamin kembali menyodorkan sebuah gagasan yang diberi nama ‘Sumpah Pemuda’. Selain menyatakan persatuan demi melawan penjajah, Kongres Pemuda II juga menjadi kemunculan lagu Indonesia Raya untuk pertama kalinya. 

5. Bersatu, Bangkit, dan Tumbuh

Hari Sumpah Pemuda kembali diperingati untuk ke-93 kalinya pada 28 Oktober 2021 atau pada hari Kamis ini. Sama seperti sejumlah peringatan hari persatuan pemuda sebelumnya, kali ini Hari Sumpah Pemuda 2021 juga memiliki tema, yaitu ‘Bersatu, Bangkit, dan Tumbuh’. Tema tersebut dipilih karena untuk menegaskan kembali apa yang telah dirumuskan dalam gagasan Sumpah Pemuda di Kongres Pemuda II lebih dari 9 dekade lalu. 

Selain itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali menyebutkan bahwa tema tersebut juga menjadi harapan bangsa Indonesia terutama untuk para pemuda agar bisa bangkit dari keterpurukan ketika masa pandemi.[]