Olahraga

Lakukan Tindak Indispliner, Saddil Ramdani dapat Peringatan Keras dan Denda

Saddil disebut belum melapor pada pihak klub dari jadwal yang ditentukan pada 16 Juni lalu


Lakukan Tindak Indispliner, Saddil Ramdani dapat Peringatan Keras dan Denda
Winger asal Indonesia, Saddil Ramdani saat bermain untuk Sabah FC (Sabah FC)

AKURAT.CO, Winger Timnas Indonesia, Saddil Ramdani harus mendapat kabar buruk. Pemain berusia 23 tahun itu menerima surat peringatan keras beserta denda dari klub yang dibelanya, Sabah FC.

Hal tersebut lantaran Saddil diketahui melakukan tindak indispliner. Pasalnya, Saddil dijadwalkan sudah harus melapor pada pihak klub pada 16 Juni lalu, atau dua hari setelah laga pamungkas Kualifikasi Piala Asia 2023.

Eks Persela Lamongan itu memang bermain sebagai starter kala timnas Indonesia membantai Nepal 7-0. Namun, waktu rehat dan persiapan kembali yang disediakan Sabah padanya seharusnya cukup.

baca juga:

Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh pelatih The Rhinos -julukan Sabah FC- Ong Kim Swee, pun begitu dia tidak menyampaikan berapa besar denda yang harus dibayarkan oleh sang pemain.

"Seharusnya Saddil sudah kembali ke klub dua hari setelah pertandingan pamungkas Indonesia tapi malah belum datang juga setelah waktu yang ditentukan," beber Ong seperti yang diwartakan New Strait Times.

"Sabah sudah memberikan peringatan tegas dan juga denda uang padanya. Ini jelas tidak bisa ditoleransi."

Tindak indisipliner Saddil Ramdani memang tidak patut dibenarkan sama sekali, karena Sabah FC sudah harus menjalani ajang kompetitif dan butuh semua pemainnya tersedia.

Tidak seperti Liga 1 Indonesia yang masih libur dan memasuki masa pra musim, Liga Super Malaysia sudah berjalan sejak Maret 2022 lalu.

Bahkan Piala FA Malaysia pun sudah bergulir, sehingga agenda tiap klub negeri Jiran cukup padat dan ketersediaan pemain akan sangat vital untuk menentukan sukses.

Sabah FC bersama Ong Kim Swee pun terbilang cukup baik pada Saddil Ramdani, terutama untuk urusan membela timnas Indonesia.

Mereka sempat memberi ijin pada pemain sayap tersebut untuk membela Tim Garuda U-23 yang berlaga di SEA Games 2021 lalu meski tidak ada kewajiban sama sekali.

Berbeda dengan kualifikasi Piala Asia lalu yang tercatat di kalender FIFA dan AFC, SEA Games adalah ajang tidak resmi sehingga klub tidak akan dipermasalahkan bila melarang pemainnya pergi.

Dengan tidak menepati jadwal yang sudah diberikan oleh Sabah, Saddil tentunya tidak hanya mencoreng nama baiknya sendiri, namun juga timnas Indonesia.

Ke depannya bisa jadi The Rhinos akan pikir panjang untuk memberi izin pemain yang memang punya sejarah 'bengal' tersebut bila ada agenda Merah-Putih tidak resmi lagi.

Kontraknya juga bisa-bisa tidak diperpanjang oleh Sabah nantinya. Hal ini yang paling dikhawatirkan karena akan memberi rapor merah pada pemain Indonesia di Malaysia.

Nasib Saddil Ramdani bersama timnas Indonesia juga bisa menjadi abu-abu mengingat pelatih kepala Tim Garuda, Shin Tae-yong, tidak suka memanggil pemain dengan rekor kedisiplinan buruk.[]

Lihat Sumber Artikel di Indosport Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Indosport.com Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Indosport.com