Tech

Lakukan Revolusi, Twitter Baru Versi Elon Musk Janjikan 5 Hal Ini

Lakukan Revolusi, Twitter Baru Versi Elon Musk Janjikan 5 Hal Ini
Ilustrasi - Aplikasi Twitter. (freepik.com/syifa5610)

AKURAT.CO Sejak Oktober lalu, Twitter resmi diakuisisi oleh Elon Musk. Sebagai bos Twitter, Elon Musk melakukan banyak perubahan, termasuk merevolusi Twitter menjadi Twitter 2.0.

Twitter 2.0 merupakan versi baru Twitter dibawah kepemimpinan Elon Musk. Bersamaan dengan hal ini, perusahaan juga mengumumkan berbagai perubahan mendasar yang membedakan Twitter 2.0 dengan Twitter versi lama.

Melansir dari laman blog resmi Twitter, kehadiran Twitter 2.0 bertujuan untuk mempromosikan dan melindungi percakapan publik hingga menjadi "alun-alun kota internet". Untuk itu, Twitter akan memberikan setiap orang yang terlibat di platformnya untuk berkreasi, berbagi ide dan informasi secara instan tanpa hambatan.

baca juga:

"Saat ini, kami adalah perusahaan baru yang memulai babak baru, tetapi komitmen teguh kami terhadap misi ini tidak berubah. Kami berada dalam posisi yang lebih baik untuk mewujudkan ambisi kami daripada sebelumnya," tulis perusahaan, dikutip dari dari blog Twitter, Selasa (6/12/2022).

Selain misi, dalam hal bisnis maupun aspek keamanan platform juga diklaim tidak berubah. Bedanya, Twitter 2.0 mengubah pendekatan perusahaan dalam hal eksperimen, termasuk soal uji publik pada fitur-fitur baru. 

Perusahaan juga percaya bahwa pendekatan inovasi yang terbuka dan transparan itu sehat, karena membuat pihaknya bergerak lebih cepat dan bisa menghimpun respons dari pengguna secara real-time.

"Kami melakukan semua pekerjaan ini dengan satu tujuan meningkatkan Twitter untuk pelanggan, mitra, dan orang-orang yang menggunakannya di seluruh dunia," tulis Twitter. 

Selain itu, perusahaan juga menjanjikan 5 hal yang ada di Twitter 2.0. Apa saja itu? Berikut ulasannya.

1. Tidak ada kebijakan yang berubah 

Perusahaan mengeklaim bahwa kebijakan Twitter masih sama dan tidak ada yang berubah. Pendekatan perusahaan terhadap penegakan kebijakan akan lebih bergantung pada de-amplifikasi konten yang melanggar, seperti kebebasan berbicara.

2. Keamanan

Tim Kepercayaan dan Keamanan Twitter diklaim akan terus bekerja menjaga keamanan platform dari konten kebencian, kekerasan dari praktik pelanggaran ketentuan apapun di Twitter.

"Tim memiliki sumber daya yang baik dan memiliki alat deteksi otomatis yang berfungsi untuk menangkal konten yang melanggar kebijakan," tulis Twitter.

3. Panduan moderasi konten

Twitter memastikan semua moderator konten memiliki panduan yang diperlukan untuk menemukan dan mengatasi konten yang melanggar kebijakan.

4. Adaptasi dengan ancaman baru

Seiring dengan perkembangan teknologi, pelaku kejahatan digital juga meningkat. Dalam hal ini, Twitter mengklaim bahwa mereka sudah bersiap untuk menangkal ancaman-ancaman baru dan terus beradaptasi dengan sistem keamanan termutakhir.

Selain itu, perusahaan juga menyampaikan bahwa komitmen adaptasi dari ancaman digital, telah diterapkan dalam sebulan terakhir. Hasilnya, jumlah konten yang melanggar, diklaim menurun meskipun tingkat penggunaan Twitter naik.

5. Transparansi

Twitter juga berkomitmen untuk memberikan pengalaman yang aman, inklusif, menghibur, dan informatif bagi semua orang.

"Kami akan terus bersikap transparan saat melewati masa transisi ini," pungkas Twitter. []