Tech

Laku 200 Juta Unit, Huawei Akan Gencarkan Ponsel Premium di 2019

Laku 200 Juta Unit, Huawei Akan Gencarkan Ponsel Premium di 2019
Huawei P20 Pro yang telah diluncurkan di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (28/6/2018) (AKURAT.CO/Vidyandini Agivonia)

AKURAT.CO, Menutup akhir tahun 2018, Huawei Consumer BG, salah satu dari tiga unit bisnis Huawei dan mencakup smartphone, PC dan tablet, dan layanan cloud,memberikan laporan bahwa pengapalan produk smartphone untuk tahun 2018 telah melewati angka 200 juta unit. Pengapalan 200 juta unit diklaim telah memecahkan rekor baru bagi Huawei. Tiga smartphone yang paling disorot adalah seri Huawei P20 dan Mate P20.

Menurut laporan IDC Q3 2018, dalam delapan tahun terakhir, pengapalan smartphone Huawei telah bertumbuh enam kali lipat, dari 3 juta unit pada 2010 menjadi 200 juta unit pada 2018. Di pasar smartphone global, Huawei telah berkembang dari sekadar label “Lainnya” dalam statistik menjadi pemain Top 3 di dunia.

Lalu pada kuartal kedua dan ketiga 2018, Huawei meraih posisi terbesar kedua di dunia dengan pangsa pasar global 14,6 persen. Saat ini, Huawei juga mengklaim bahwa produk smartphone-nya telah digunakan lebih dari 500 juta orang di lebih dari 170 negara di seluruh dunia.

baca juga:

Salah satu strategi guna mencapai angka tersebut dengan menerapkan consumer-centric. Selain itu Huawei juga menggunakan inovasi teknologi seperti artficial intelligence (AI), kamera dengan lensa Leica, dan desain kekinian.

Untuk Seri Huawei P20 keluar dengan gebrakan fotografi mobile yang cerdas. Huawei membuktikan bahwa smartphone yang langsing dan stylish pun bisa menghadirkan pengalaman fotografi tingkat profesional. Kecantikan desain yang luar biasa dari seri Huawei P20 juga telah memenangkan hati banyak pengguna perempuan. Sejak dirilis pada Maret 2018, pengapalan global untuk seri P20 telah melewati 16 juta unit, dengan pembeli wanita mencapai hampir setengahnya.

Sedangkan, seri Huawei Mate 20 mengikuti kecanggihan teknologi yang menjadi standar bagi seri Mate. Kecanggihan tersebut dilengkapi dengan chipset paling powerful dan canggih dari Huawei, yaitu Kirin 980.

Chipset ini diproduksi dengan teknologi proses 7nm yang tercanggih dan arsitektur A76-based+G76 yang lebih powerful lagi. Komponen-komponen ini memungkinkan seri Mate 20 menawarkan efisiensi energi yang sudah ditingkatkan. Dalam bulan setelah peluncurannya, seri Mate 20 telah dikapalkan lebih dari 5 juta unit.

Sementara untuk ponsel kelas menengahnya, seri Huawei Nova ditujukan anak muda. Berkat skema warna dan sistem selfie-nya yang inovatif, Huawei nova 3 telah menjadi smartphone khusus selfie terpopuler pada 2018.

Seri Nova 4 akan melanjutkan kekuatan tampilan estetikanya yang menggoda dan elemen inovatif seperti layar full-screen dan fitur “punch hole” yang unik. Sampai akhir 2018, seri Nova yang sangat populer sudah terjual lebih dari 65 juta unit.

Untuk tahun depan, Huawei Indonesia akan semakin gencar dalam menghadirkan smartphone di kelas premium.
"Kami berjanji akan terus secepatnya menghadirkan smartphone premium dan paling inovatif kami bagi pengguna di Indonesia serta menghadirkan layanan purna jual terbaik, sebab Indonesia adalah pasar yang sangat penting bagi Huawei di Asia Tenggara,” kata Lo Khing Seng, Deputy Country Director Huawei Device Indonesia dalam keterangan resminya, Senin (31/12)