Ekonomi

Laba Bersih Semester I Naik 45%, Dharma Polimetal (DRMA) Targetkan Tumbuh 50% Tahun Ini

Dharma Polimetal (DRMA) membidik kenaikan penjualan dan laba bersih masing-masing sebesar 20

Laba Bersih Semester I Naik 45%, Dharma Polimetal (DRMA) Targetkan Tumbuh 50% Tahun Ini
Pekerja beraktivitas dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (21/2/2022). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) optimistis bisa mencapai target pertumbuhan kinerja tahun ini. Emiten manufaktur kompanen otomotif itu membidik kenaikan penjualan dan laba bersih masing-masing sebesar 20% dan 50% di sepanjang 2022.

Presiden Direktur PT Dharma Polimetal Tbk, Irianto Santoso, mengatakan, keyakinan tersebut didapat karena kinerja perusahaan yang menunjukkan tren positif selama semester pertama tahun 2022. Pada periode tersebut, Dharma Polimetal membukukan penjualan Rp1,59 triliun, atau tumbuh sebesar 22% dibandingkan penjualan di periode yang sama tahun sebelumnya, Rp1,31 triliun.

Sementara, laba bersih DRMA sebesar Rp142,62 miliar pada semester 1-2022, naik 45% dibandingkan laba bersih di periode yang sama tahun sebelumnya, sebesar Rp98,98 miliar.

baca juga:

"Sampai semester 1-2022, proyeksi yang kami canangkan masih sesuai target, walau di kuartal kedua terjadi penurunan produksi kendaraan bermotor akibat lockdown di Shanghai yang berdampak pada kelangkaan pasokan semikonduktor serta perang Ukraina dan Rusia yang memengaruhi ekonomi dunia," kata Irianto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, dikutip Selasa (16/8/2022).[]

Manajemen DRMA juga mengantisipasi kenaikan biaya produksi dengan membuat semacam quotation kepada pelanggan yang di dalamnya tercantum sejumlah asumsi dasar, seperti nilai mata uang asing yang berpengaruh terhadap harga baja dan harga material yang dipakai.

"Karenanya, kami optimistis target pertumbuhan sampai akhir tahun akan tercapai," sebut dia.

Kini, Dharma Polimetal tengah mempersiapkan diri untuk merampungkan pembangunan pabrik baru pada bulan ini. Terdapat tiga pabrik baru dan satu proyek perluasan pabrik untuk menggenjot produksi kompanen kendaraan roda empat.

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Warta Ekonomi. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Warta Ekonomi.
Sumber: Warta Ekonomi