Olahraga

La Liga Klaim tak Temukan Bukti Rasisme Cala terhadap Diakhaby

Kesimpulan ini diambil setelah melihat rekaman video pertandingan di mana Mouktar Diakhaby berselisih dengan Juan Cala.


La Liga Klaim tak Temukan Bukti Rasisme Cala terhadap Diakhaby
Pemain Valencia, Mouktar Diakhaby, ketika berdebat dengan wasit setelah ia mengaku mendengar pemain Cadiz, Juan Cala, melontarkan ucapan rasial di Cadiz, akhir pekan lalu. (THE GUARDIAN/Roman Rios)

AKURAT.CO, La Liga Spanyol menyatakan tidak ada bukti bahwa pemain Cadiz, Juan Cala, melontarkan ucapan bernada rasial terhadap pemain Valencia, Mouktar Diakhaby. Kesimpulan ini diambil setelah otoritas kompetisi sepakbola tertinggi Spanyol tersebut menguji bukti rekaman pertandingan.

“Setelah melakukan analisa material, kesimpulannya adalah bahwa tidak ada materi yang diberikan ke (otoritas) liga yang membuktikan bahwa Juan Torres Ruiz (nama asli Cala) menghina Mouktar Diakhaby berdasarkan tuduhan yang diajukan,” sebut La Liga dalam pernyataannya sebagaimana dipetik dari The Guardian.

“La Liga telah memberikan laporan ini ke masing-masing klub dan otoritas yang relevan jadi mereka bisa mengambil bagian dalam penyelidikan yang masih berlanjut ini.”

Namun demikian, La Liga tak menyebut bahwa kesimpulan ini menutup kasus yang membuat pemain Valencia meninggalkan pertandingan tersebut. Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) sedang melakukan penyelidikan terhadap insiden tersebut.

Dalam pertandingan di kandang Cadiz pada akhir pekan lalu itu, Diakhaby memicu rekan setimnya untuk meninggalkan lapangan karena mengaku mendengar ujaran rasial dari Cala. Pemain asal Prancis itu mengaku mendengar Cala menyebut “negro de mierda” yang berarti “kulit hitam bajingan.”

Cala sendiri membantah tuduhan tersebut dan berencana mengajukan gugatan hukum terhadap Presiden Valencia, Anil Murthy, yang menegaskan tuduhan Diakhaby. Cala mengklaim bahwa yang dikatakannya adalah “jangan ganggu saya” namun dipahami berbeda oleh Diakhaby.

Adapun Cadiz mengambil sikap mendukung Cala dengan mengatakan bahwa mereka lebih percaya dengan keterangan pemainnya. Sementara itu, Valencia bersitegas bahwa kesimpulan La Liga soal bukti video tersebut tidak dengan serta-merta menyelesaikakn persoalan.

“Fakta bahwa tidak ada bukti yang ditemukan buka berarti masalah ini tak terjadi… Klub tidak bermaksud untuk mengubah pendapat kami terhadap apa yang terjadi dalam pertandingan dan mempertahankan dukungan penuh terhadap Diakhaby,” kata Valencia dalam pernyataan resminya.

Kasus ini menjadi pembicaraan besar di media Spanyol. Harian olahraga terkemuka di negara itu seperti Marca, misalnya, melihat kembali serangkaian kasus rasial seperti insiden pelemparan pisang terhadap Dani Alves ketika bermain di kandang Villareal pada 2014.

Mantan pemain Eibar dan Levante, Pape Diop, mengatakan bahwa rasisme tidak ditindak secara tegas di Spanyol jika dibandingkan dengan di Inggris atau Prancis. Di Spanyol, ucap Diop, rasisme masih dianggap sebagai gurauan.[]

Hervin Saputra

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu