News

Kurungan Penjara Menanti Warga yang Keluar Rumah Saat Pemberlakuan PSBB


Kurungan Penjara Menanti Warga yang Keluar Rumah Saat Pemberlakuan PSBB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Dok. Pemprov DKI Jakarta)

AKURAT.CO, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar. Hal ini dikuatkan dengan dikeluarkannya Peraturan Gubernur (Pergub) No 33 Tahun 2020 tentang penanganan virus Covid-19.

Salah satu poin di Pasal 27 berisi tentang sanksi yang akan didapat warga yang tidak mengindahkan kebijakan PSBB.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, penerapan PSBB bukan untuk membatasi ruang gerak warga. Tapi untuk menyelamatkan warga ibu kota beserta keluarga dan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

"Ini merupakan tindakan yang memang perlu mendapat dukungan penuh masyarakat, jika tidak maka sanksi pidana menanti. Mulai pidana ringan hingga berat," ujar Anies saat menggelar konferensi pers di pendopo Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (9/4/2020).

Lebih lanjut Anies mengatakan, dengan adanya kebijakan PSBB, maka masyarakat memiliki kewajiban untuk menyukseskannya dengan tidak berkegiatan di luar rumah. Sementara haknya, warga miskin akan mendapatkan paket sembako.

"Mari gunakan masa PSBB untuk lebih mengeratkan hubungan antar anggota keluarga. Buatlah kegiatan bersama yang bermanfaat dalam rangka memutus mata rantai virus corona," ujar Anies.[]

Ridwansyah Rakhman

https://akurat.co