Tech

Kurangi Sampah Antariksa, Jepang Kembangkan Satelit Berbahan Kayu

Kurangi Sampah Antariksa, Jepang Kembangkan Satelit Berbahan Kayu
Stasiun antariksa Rusia (DAILYMAIL.CO.UK)

AKURAT.CO, Penggunaan satelit hampir dibutuhkan semua negara saat ini. Sayangnya, jika sudah mati dan tidak lagi berfungsi, satelit di angkasa hanya akan menjadi sampah antariksa.

Untuk mengatasi hal tersebut, Sumitomo Forestry, perusahaan Jepang tengah bekerja sama dengan Universitas Kyoto untuk mengembangkan satelit pertama di dunia yang akan dibuat dari kayu, yang diharapkan akan hadir di tahun 2023.

Pihak perusahaan bahkan telah memulai penelitian tentang pertumbuhan pohon dan penggunaan material kayu di luar angkasa. Kerjasama tersebut akan mulai dari bereksperimen dengan berbagai jenis kayu di lingkungan ekstrem di Bumi.

baca juga:

“Kami sangat prihatin dengan fakta bahwa semua satelit yang masuk kembali ke atmosfer bumi terbakar dan menciptakan partikel alumina kecil yang akan mengapung di atmosfer atas selama bertahun-tahun,” kata Takao Doi, seorang profesor di Universitas Kyoto dan astronot Jepang, dilansir dari BBC, Selasa (5/1/2021).

Para peneliti bahkan telah memperingatkan tentang meningkatnya ancaman jatuhnya sampah luar angkasa ke Bumi, karena semakin banyaknya pesawat ruang angkasa dan satelit yang diluncurkan.

Bahkan Forum Ekonomi Dunia (WEF) mencatat hampir 6.000 satelit yang mengelilingi Bumi, dan sekitar 60% sudah tidak berfungsi dan menjadi sampah luar angkasa.

Perusahaan riset Euroconsult juga memperkirakan 990 satelit akan diluncurkan setiap tahun pada dekade ini, yang berarti pada 2028, mungkin ada 15 ribu satelit di orbit.