Ekonomi

Kurang Apa? Ini Seabrek Bantuan Pemerintah: Pajak Mall Gratis, Subsidi Upah, hingga Sembako

Pemerintah turut memberi berbagai bantuan lain dalam rangka mendukung masyarakat di tengah kebijakan PPKM


Kurang Apa? Ini Seabrek Bantuan Pemerintah: Pajak Mall Gratis, Subsidi Upah, hingga Sembako
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di toko (tenant) yang ada di AEON Mall BSD City, Tangerang, Banten, Jumat (7/8/2020). Penyemprotan ini dilakukan untuk membersihkan dan mencegah persebaran COVID-19 setelah dua karyawan manajemen mal AEON Mall BSD City dinyatakan positif COVID-19 pada 28 Juli 2020. (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO  Pemerintah akan memberikan bantuan bagi dunia usaha yaitu menanggung Pajak Pertambahan Nilai (PPN) bagi penyewa toko di tempat perbelanjaan atau mal dengan masa pajak Juni sampai Agustus 2021.

“Untuk sewa toko di perbelanjaan atau mal akan diberikan insentif fiskal yaitu PPN DTP (ditanggung pemerintah)  untuk masa pajak Juni sampai Agustus 2021,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (25/7/2021).

Airlangga menyatakan insentif ini rencananya juga akan diberikan kepada sektor-sektor lain yang terdampak seperti transportasi dan pariwisata.

Di sisi lain, Airlangga belum memberikan detail lebih lanjut terkait insentif tersebut mengingat pengaturannya saat ini masih dalam proses finalisasi.

“Ini PMK nya sedang dalam proses,” tegasnya.

Selain itu, pemerintah turut memberi berbagai bantuan lain dalam rangka mendukung masyarakat di tengah kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang diperpanjang hingga 2 Agustus 2021.

Bantuan tersebut di antaranya meliputi menambah bantuan Kartu Sembako besarnya Rp200 ribu untuk dua bulan bagi 18,8 juta KPM.

Kartu Sembako PPKM bagi 5,9 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang merupakan usulan pemerintah daerah dengan masing-masing mendapat Rp200 ribu per bulan selama enam bulan yaitu Juli sampai Desember dengan total anggaran Rp7,08 triliun.

Perpanjangan bantuan sosial tunai untuk dua bulan yakni Mei sampai Juni yang disalurkan pada Juli bagi 10 juta KPM dengan anggaran sebesar Rp6,14 triliun.