News

Kunjungi Ponpes Rubath di Palembang, Fadel Sampaikan Sosialisasi Pancasila dan UUD NRI

Menurut Fadel, sosialisasi merupakan salah satu tugas MPR yang diatur dalam UU MD3.


Kunjungi Ponpes Rubath di Palembang, Fadel Sampaikan Sosialisasi Pancasila dan UUD NRI
Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad saat mensosialisasikan empat pilar MPR di Kecamatan Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (10/2/2021). (MPR RI)

AKURAT.CO, Wakil Ketua MPR RI, Fadel Muhammad mendatangi pondok pesantren Al Habib Umar Abdul Azis Bin Abdurrahman Bin Shahab menyampaikan Sosialisasi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. 

Menurut Fadel, sosialisasi merupakan salah satu tugas MPR yang diatur dalam UU MD3. Sosialisasi dilakukan dengan berbagai metode dan menyasar semua kalangan termasuk kepada para santri. 

“Sosialisasi juga membahas masalah ketatanegaraan”, papar Fadel dalam keterangan yang tertulis, Selasa (30/3/2021).
 
Kepada para santri, mantan Gubernur Gorontalo itu mengatakan sebagai generasi muda yang menempuh pendidikan di ponpes, diharap para santri tidak minder dalam bersaing dan menghadapi tantangan kehidupan yang ada. 
 
Dia menyampaikan, untuk menjadi sukses harus bekerja keras. Sukses yang ada menurutnya, tidak akan bisa dicapai bila kita hanya duduk-duduk atau bermalas malasan. 

"Tak ada orang sukses tanpa perjuangan," tegasnya. 

Lebih lanjut Fadel mengatakan, sukses adalah perjalanan panjang. Ia harus diraih meski dengan jalan berliku dan menanjak. Sukses akan tercapai bila kita sekolah. 

“Tak ada orang yang berhasil tanpa sekolah. Sekolah merupakan modal awal”, tambahnya. 

Untuk itulah Fadel Muhammad mendorong agar para santri terus tekun belajar hingga cita-cita tertinggi. Sebagai generasi muda yang menempuh dalam pendidikan yang berbasis agama Islam, Fadel Muhammad mendorong para santri agar menjadikan sholawat menjadi pegangan dalam kehidupan. 

"Setiap melakukan aktivitas, bacalah sholawat Dengan membaca sholawat, kita yakin cita-cita dan harapan yang diinginkan akan tercapai," ujarnya.
 
Fadel mengaku terkesan dengan kehidupan beragama di Palembang. Dia menyebut, pada masa Kesultanan Palembang, para sultan seperti Sultan Mahmud Badaruddin II mengundang para habib untuk menyebarkan Islam di wilayah Sumatera Selatan. 

"Para habib pun akhirnya menyebarkan Islam dengan salah satunya metodenya mendirikan lembaga pendidikan. Hal-hal seperti inilah yang menurutnya perlu ditauladani. Sehingga dalam kesempatan kunjungan ke Palembang saya akan berziarah ke makam para ulama," pungkasnya.[]