Olahraga

Kunci Kebangkitan Fajar/Rian di Tahun 2022

Kunci Kebangkitan Fajar/Rian di Tahun 2022
Pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto saat menjalani latihan di Pelatnas PBSI (PBSI)

AKURAT.CO - Tahun 2022 bisa dikatakan sebagai tahun kebangkitan pasangan ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di panggung bulu tangkis dunia.

Sempat terseok-seok di awal tahun, FajRi -sapaan Fajar/Rian- tampil apik dengan mengoleksi 39 kemenangan dan menembus tujuh partai final, di mana tiga diantaranya adalah gelar juara.

Tiga gelar juara didapatkan Fajar/Rian saat turun di kejuaraan BWF World Tour Swiss Terbuka, Indonesia Masters dan Malaysia Masters.

baca juga:

Sedangkan empat posisi runner-up mereka dapatkan saat turun di Korea Terbuka, Thailand Terbuka, Malaysia Terbuka dan Singapura Terbuka.

Mengomentari momen kebangkitan mereka di musim ini, baik Fajar dan Rian menyebut bahwa hasil yang kurang baik di awal tahun mereka jadikan motivasi untuk bisa tampil lebih baik.

"Dari hasil kurang baik di awal tahun, itu kami jadikan motivasi untuk tampil lebih baik," kata Fajar dalam konfrensi pers virtual jelang Kejuaraan Dunia, Senin (15/8).

"Pas kalah di All England, kami merubah pola pikir. Bagaimana fokus di setiap match, itu yang lebih penting, dan konsisten."

"Kami tidak mikirin yang jauh (turnamen yang akan datang), kami pikirkan yang terbaik untuk hari esok (pertandingan yang akan dihadapi)."

Di Pelatnas sendiri setidaknya ada 6 pasang ganda putra yang bersaing menjadi yang terbaik untuk bisa mewakili Indonesia.

"Khususnya di ganda putra ada 6 pasangan, plus 1 di luar pelatnas yang ingin bersaing dapat kuota terbaik di Indonesia," jelas Fajar.

"Terpenting kita berusaha lebih kerja keras lagi. Sektor ganda putra banyak saingannya, di Indonesia saya sudah banyak, belum yang dari luar," kata Rian menambahkan.

Pelatih ganda putra pelatnas PBSI, Aryono Miranat memang tidak menampik ketatnya persaingan di sektor ini. Bahkan menurut Aryono, persaingan itu juga yang menjadi salah satu faktor bangkitnya Fajar/Rian.

"Ada lagi, menurut saya kepercayaan diri mereka sudah mulai tumbuh setelah menang di Swiss. Yang paling penting kan kepercayaan diri mereka, mainnya biar tambah matang," jelas Aryono.

Fajar/Rian yang turun sebagai unggulan kelima di Kejuaraan Dunia kali ini mendapatkan bye di babak pertama.

Setelahnya mereka akan menghadapi pemenang laga antara wakil tuan rumah, Hiroki Okamura/Masayuki Onodera atau wakil India, Attri manu/Reddy B. Sumeeth.

Bukan cuma itu, Fajar/Rian bahkan berpeluang bertemu dengan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo di babak perempat final jika kedua pasangan ini terus meraih kemenangan.