Olahraga

Kunci Greysia/Apriyani Tundukkan Ganda Putri Terbaik Dunia

Menurunnya penampilan Yuki/Sayaka di gim ketiga mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Greysia/Apriyani untuk mencuri kemenangan.


Kunci Greysia/Apriyani Tundukkan Ganda Putri Terbaik Dunia
Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu saat tampil di babak penyisihan grup A Olimpiade Tokyo 2020 yang berlangsung di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo. (NOC INDONESIA)

AKURAT.CO, Greysia Polii/Apriyani Rahayu keluar sebagai juara grup A cabang olahraga bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020. Hal itu dipastikan setelah mereka berhasil menghentikan perlawanan ganda putri terbaik dunia, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota, Selasa (27/7).

Di atas kertas, Yuki/Sayaka sebenarnya lebih diunggulan, dari 10 pertemuan yang sudah dilakoni, Greysia/Apriyani hanya mampu meraih dua kemenangan. Namun, hal tersebut tidak membuat wakil Indonesia itu gentar.

“Dari awal kami hanya memikirkan strategi permainan seperti apa. Kami hanya mau berupaya mengatur ritme permainan di dalam lapangan,” jelas Apriyani mengomentari laga yang baru dilewatinya.

“Saya dan Kak Greys sudah klop, jadi mau bola bagaimana tidak masalah untuk kami berdua, karena sudah kami antisipasi itu sebelum masuk lapangan. Kami juga hanya mencoba menikmati pertandingan ini.”

Butuh waktu 79 menit bagi Greysia/Apriyani untuk bisa menundukkan wakil tuan rumah tersebut dengan skor akhir 24-22, 12-21, dan 21-8. Kendornya penampilan Yuki/Sayaka di set terakhir juga mampu dimaksimalkan wakil Indonesia untuk mencuri kemenangan.

“Mereka kelihatan menurun di gim ketiga. Nah, saat mereka turun itu kami berusaha memanfaatkannya,” jelas Greysia Polii selepas laga yang berlangsung di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo.

Ganda putri wakil tuan rumah itu ternyata tidak dalam kondisi terbaiknya. Yuki/Sayaka tidak tampil 100 persen karena Sayaka mengalami cedera ACL pada lutut kanannya, sehingga harus menggunakan penyangga sepanjang pertandingan.

Greysia/Apriyani tidak terlalu berpikir mengenai kondisi lawannya tersebut. Pun begitu mereka tetap mengapresiasi penampilan yang ditunjukkan wakil Jepang tersebut.

“Saya bisa merasakan perjuangannya melawan cedera, karena saya juga pernah mengalami hal yang sama. Jadi saya sangat mengapresiasi mereka berdua,” kata Greysia.

“Tapi, dia lawan saya di lapangan. Jadi saya tidak mau berpikir dia lagi cedera atau fit, yang kami pikirkan hanya bagaimana performa kami di lapangan dan mendapatkan poin demi poin. Sikat saja. Tidak ada rasa kasihan.”

Kemenangan atas wakil Jepang tersebut membuat Gyesia/Apriyani keluar sebagai juara grup A dan menempati undian di pool atas  babak perempat final Olimpiade Tokyo 2020.[]