Rahmah

Kultsum bin Hikam, Imam Salat Pilihan Rasulullah yang Sempat Membuat Geger Para Sahabat Nabi

Dalam suatu pasukan, Rasulullah SAW menugaskan Kultsum bin Hikam sebagai imam dalam melaksanakan salat berjamaah.


Kultsum bin Hikam, Imam Salat Pilihan Rasulullah yang Sempat Membuat Geger Para Sahabat Nabi
Ilustrasi Sahabat Nabi (NU Online)

AKURAT.CO  Ketika Rasulullah SAW sedang melakukan misi dakwah untuk mensyiarkan agama Islam, dalam suatu pasukan, Rasulullah SAW menugaskan Kultsum bin Hikam sebagai imam dalam melaksanakan salat berjamaah.

Diketahui, pada saat menjadi imam salat, Kultsum bin Hikam mempunyai kebiasaan yang  unik, yaitu setiap selesai membaca Surah Al-Fatihah dan surat yang dipilihnya, Kultsum bin Hikam selalu menutupnya dengan membaca surat Al-khlas sebelum melakukan ruku setiap rakaat pada semua salat yang dikerjakann Kultsum.

Akan tetapi, sebagian dari anggota pasukan sempat memperbincangkan apa yang dilakukan Kultsum bin Hikam tersebut. Mereka menganggap apa yang dilakukan Kultsum sebagai hal baru yang dibuat-buat atau bisa disebut sebagai bid'ah, karena Rasulullah SAW sendiri tidak pernah melakukannya. Namun mereka juga tidak berani secara langsung menegur Kultsum bin Hikam, karena ia merupakan seorang imam yang dipilih langsung oleh Rasulullah SAW.

Hingga pada kembali ke Kota Madinah, mereka melaporkan hal tersebut kepada Rasulullah SAW tentang kebiasaan unik yang dilakukan Kultsum itu. Sehingga atas dasar pengaduan ini, Rasulullah SAW bersabda, "Tanyakanlah langsung kepadanya (Kultsum bin Hikam) mengapa ia berbuat demikian..!!"

Beberapa saat setelah itu, mereka segera menemui Kultsum bin Hikam dan menanyakan alasannya untuk berbuat seperti itu sebagaimana diperintahkan Rasulullah SAW. Kemudian Kultsum bin Hikam berkata, "Karena dalam ayat-ayat tersebut (yakni surat al-khlas), terdapat kandungan sifat Dzat Yang Maha Pemurah, maka saya senang sekali membacanya dalam salat…!!"

Jawaban Kultsum bin Hikam tersebut mereka sampaikan kepada Rasulullah SAW. Kemudian Rasulullah SAW bersabda, "Kabarkanlah kepadanya (Kultsum bin Hikam), bahwa Allah SWT mencintai dirinya karena kebiasaannya dalam salat itu…!!"

Sungguh beruntung bagi seorang Kultsum. Hal tersebut dilakukannya mungkin hanya ijtihadnya sendiri membaca Surat al-Ikhlas dalam setiap rakaat salat, dengan dalih adanya sifat Pemurah Allah SWT dalam Surat al-Ikhlas tersebut. Karena apa yang dilakukannya itu telah menjadi sebab Kultsum bin Hikam dicintai oleh Allah SWT. Karena sesungguhnya hanya Allah SWT yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Wallahu A'lam Bishawab. []