News

Kubur 80 Jenazah Covid-19 per Hari, DKI Jakarta Cadangkan 7 Hektare Lahan Buat Kuburan  

Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan lahan cadangan di TPU Rorotan seluas 7 hektare guna mengantisipasi lonjakan kasus kematian akibat Covid-19.


Kubur 80 Jenazah Covid-19 per Hari, DKI Jakarta Cadangkan 7 Hektare Lahan Buat Kuburan  
Petugas memakamkan jenazah pasien COVID-19 di TPU Rorotan, Cilincing, Jakarta, Kamis (1/4/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memprediksi Tempat Pemakaman Umum  (TPU) atau kuburan khusus korban COVID-19 di Rorotan bakal penuh dalam tiga bulan kedepan.

Hal ini bisa terjadi jika jumlah pemakaman setiap harinya mencapai 80 jenazah, seperti yang terjadi saat ini.

Kendati begitu, Kapusdatin Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Ivan Murcahyo mengatakan pihaknya belum mengambil opsi membuka TPU baru di lokasi lain, sebab sisa lahan kosong di TPU Rorotan masih ada 7 hektare.

Sisa lahan itu sengaja dicadangkan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah pemakaman. 

Adapun luas lahan di Rorotan adalah 10 hektare, sementara sejauh ini yang sudah dibuka untuk pemakaman baru 3 hektare. Dari 3  hektare lahan itu yang sudah terpakai untuk pemakaman hingga Kamis (17/6/2021) malam sebanyak 640 liang lahad dari dari total 7.200 lubang  pemakaman. Jika jumlah pemakaman terus bergerak naik, maka DKI bakal memerlukan lahan baru di kawasan itu. 

"Sebenarnya opsinya sudah kami siapkan dari tahun lalu. Rorotan ini bukan lahan baru juga, sudah kami opsikan dari kemarin-kemarin dan tanah ini cukup luas ya. Bahkan, lahan itu kan lebih dari 10 hektare. Sedangkan lahan yang baru kamu pakai 3 hektare," kata Ivan ketika dihubungi AKURAT.CO Jumat (18/6/2021). 

Dengan sisa cadangan lahan tersebut Ivan mengaku persedian pihaknya masih lebih dari cukup kendati konsentrasi pemakaman jenazah dengan protap COVID-19 saat ini hanya di TPU Rorotan dan Tegal Alur, Jakarta Barat setelah TPU COVID-19 Srengseng Sawah, Jakarta Selatan ditutup dua hari lalu.

"Jadi space masih sangat cukup," tuturnya.

Lebih lanjut, Ivan mengatakan untuk sisa lahan di TPU Tegal Alur juga masih mencukupi. Liang lahad yang ada di TPU itu sekarang ini sekitar 400 lubang. Saat ini pihaknya kembali membuka sejumlah liang lahat di TPU itu.

"Tegal Alur juga masih cukup. Itu kemarin yang sudah matang 400 liang lahat untuk pemakaman yang non muslimnya. Tapi itu juga bisa kita ekspan. Jadi masih cukup juga," tandasnya.

Perlu diketahui kasus corona di Jakarta kembali melonjak tajam pasca libur panjang, kasus hariannya saat ini sudah tembus 4.000 kasus, hal ini berimbas pada menipisnya fasilitas kesehatan di 106 rumah sakit rujukan di Ibu Kota, serta bertambahnya angka kematian akibat pandemi yang jumlahnya perlahan merangkak naik.[]