News

Kubu Moeldoko Bakal Gugat ke PTUN, Rachland Nashidik: Baiknya Mundur Dulu Sebagai KSP

Rachland menyarankan Moeldoko mundur sebagai Kepala Staf Kepresidenan.


Kubu Moeldoko Bakal Gugat ke PTUN, Rachland Nashidik: Baiknya Mundur Dulu Sebagai KSP
Rachland Nashidik dan Rocky Gerung (Twitter@RachlanNashidik)

AKURAT.CO, Politikus Partai Demokrat, Rachland Nashidik mengatakan baiknya Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mundur dari jabatannya bila ingin menggugat keputusan Menteri Hukum dan HAM. Ini terkait tidak disahkannya KLB Demokrat Deli Serdang oleh pemerintah.

“Ada saran dari ahli Hukum Tata Negara, Moeldoko baiknya mundur dari KSP bila mau menggugat keputusan Menkumham yang menolak mengabsahkan KLB abal-abal,” kata Rachland di akun Twitter @RachlanNashidik dikutip AKURAT.CO pada Jumat (2/4/2021).

Menurutnya, usulan untuk mundur dari jabatan KSP ini masuk logika, sebab jabatan tersebut masuk lingkup pemerintahan. Jika Moeldoko masih mempertahankan posisinya sebagai KSP, maka dia sama saja melawan presiden.

“Kenapa? Karena baik Menkumham dan KSP adalah bawahan presiden. Masak iya bawahan presiden menggugat keputusan pemerintah?” tandas Rachland.

Sebagaimana diketahui, Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat (PD) ditolak pemerintah. Lantas, kubu KLB yang dipimpin oleh Moeldoko akan menggugat AD/ART Partai Demokrat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

"AD/ART itulah yang menjadi tolok ukur keberhasilan nanti dalam gugatan karena pemerintah melihat AD/ART mereka tapi isi dari pasal-pasal dalam AD/ART itu yang menabrak UU (Partai) Politik, pasal-pasal yang tidak demokratis sama sekali, membawa parpol ini dipimpin oleh satu keluarga itu tidak digubris karena pembandingnya tidak ada," kata salah satu penggagas KLB, Max Sopacua.

Dia tak menjelaskan kapan gugatan itu diajukan. Max hanya menyebut gugatan akan disampaikan dalam waktu dekat.

"Dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Kami akan berjuang ke titik darah penghabisan untuk dapat otoritas pemilik Demokrat ini. Kami tidak rela, biarpun sekarang dinyatakan kalah," ujarnya.[]

Arief Munandar

https://akurat.co