News

Kubah Lava Tengah Merapi Lampaui 2 Juta Meter Kubik

Volume kubah lava Merapi yang berada di sisi tengah kawah gunung dilaporkan telah bertumbuh hingga melebihi dua juta meter kubik.


Kubah Lava Tengah Merapi Lampaui 2 Juta Meter Kubik
Gunung Merapi mengeluarkan awan panas guguran sebanyak 22 kali pada Rabu (27/1/2021) (Twitter/@BPPTKG)

AKURAT.CO, Volume kubah lava Gunung Merapi yang berada di sisi tengah kawah gunung dilaporkan telah bertumbuh hingga melebihi dua juta meter kubik. Jauh melampaui kubah lava di sektor barat daya.

"Pada tanggal 8 Juni 2021 dilakukan pengambilan foto udara dengan drone. Hasil analisis foto menunjukkan volume kubah di sektor barat daya sebesar 1.300.000 m3. Sedangkan volume kubah tengah sebesar 2.100.000 meter kubik," kata Kepala BPPTKG Hanik Humaida dalam laporan pengamatan aktivitas Gunung Merapi tanggal 4-10 Juni 2021, Jumat (11/6/2021).

Perubahan bentuk gunung atau deformasi terpantau melalui EDM pada minggu ini menunjukkan laju pemendekan jarak sebesar 1,8 centimeter per hari.

Sementara untuk aktivitas kegempaan, selama pekan ini tercatat 12 kali kejadian awan panas guguran (AP); 72 kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB); 340 kali gempa Fase Banyak (MP); 1 kali gempa Low Frekuensi (LF); 964 kali gempa Guguran (RF); 104 kali gempa Hembusan (DG); dan 6 kali gempa Tektonik (TT). 

"Intensitas kegempaan minggu ini lebih tinggi dibandingkan minggu lalu," lanjut Hanik.

Sepanjang 4-10 April 2021 teramati 12 kali kejadian awan panas guguran ke arah barat daya dengan jarak luncur terjauh 1.600 meter. Serta sekali ke arah tenggara sejauh 1.000 meter. 

"Terekam dengan amplitudo maksimal 60 mm dan durasi 132 detik," rinci Hanik.

Baca Juga: Cerita Fotografer yang Abadikan Cahaya Diduga Meteor Jatuh di Puncak Merapi

Kejadian guguran lava sementara terpantau sebanyak 52 kali ke arah barat daya dengan jarak luncur maksimal 2.000 meter. Serta 3 kali ke arah tenggara dengan jarak luncur 600 meter.

"Tidak dilaporkan terjadi lahar maupun penambahan aliran di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi," sebut Hanik.

"Aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi berupa aktivitas erupsi efusif. Status aktivitas ditetapkan dalam tingkat Siaga (level III)," sambungnya.

Hanik melanjutkan, BPPTKG mengimbau kepada warga agar terus waspada terhadap potensi dampak guguran lava dan awan panas Gunung Merapi. Tepatnya di sektor selatan-barat daya yang meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

Manakala terjadi letusan, lontaran material vulkanik dari Gunung Merapi dapat menjangkau area dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung.[]