Tech

Kuasai Ketrampilan Digital untuk Songsong Dunia Kerja 2023

Kuasai Ketrampilan Digital untuk Songsong Dunia Kerja 2023
Ilustrasi teknologi digital (Unsplash/@linkedinsalesnavigator )

AKURAT.CO, Pada era digital, penguasaan dan kecakapan digital menjadi syarat untuk bisa menghadapi persaingan yang semakin ketat. 

Perkembangan teknologi digital yang masif melahirkan begitu banyak peluang yang bisa dioptimalkan. 

Dibutuhkan kesungguhan, sikap adaptif, dan berpikiran terbuka dalam menyongsong dunia kerja di tahun mendatang.

baca juga:

Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan SDM Relawan TIK Provinsi Bali Ni Kadek Dwi Febriani mengatakan bahwa teknologi digital semakin sulit dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari. 

Ni Kadek Dwi melanjutkan bahwa hampir tidak ada pekerjaan yang nyaris tidak berhubungan atau menggunakan teknologi digital. 

Berdasarkan survei We are Social Hootsuite per Februari 2022, di Indonesia terdapat 204,7 juta orang pengguna internet. 

Namun sayangnya, sub indeks keahlian digital di Indonesia terbilang masih rendah.

“Tantangannya adalah keterampilan digital Indonesia masih tertinggal. Ketrampilan digital adalah kemampuan memahami dan menggunakan perangkat keras maupun perangkat lunak untuk kehidupan sehari-hari secara efektif,” kata Ni Kadek dalam webinar yang mengambil tema “Tuntutan Keterampilan Digital & Tantangan Pekerjaan di Tahun 2023” belum lama ini.

Ni Kadek melanjutkan agar siap menghadapi dunia kerja di tahun 2023, ketrampilan digital harus terus diasah.

Kecakapan untuk mengoperasikan platform dan ragam perangkat digital harus terus-menerus dilatih. 

Tak ketinggalan pula literasi digital juga harus terus diperdalam dan dipelajari.

Ratna Sari selaku Relawan TIK Kalimantan Timur mengatakan bahwa cara membangun dan meningkatkan keterampilan digital adalah pertama dengan mengidentifikasi keterampilan digital yang perlu dipelajari. 

Kemudian, teliti sumber daya terbaik untuk mempelajari keterampilan tersebut. 

Selain itu, Ia menambah juga dibutuhkan mentor atau sekelompok orang yang sudah ahli untuk mengasah ketrampilan yang sedang dipelajari tersebut.

“Gunakan sumber daya online, seperti media sosial, YouTube, podcast, atau tutorial video untuk memperdalam keterampilan yang dipelajari,” jelas Ratna.

Melansir laman Quipper Campus, lanjut dia, ada lima keterampilan digital yang dibutuhkan di masa depan, yaitu internet of things (IoT), analisis data, pengembang web, search engine optimization, serta manajemen proyek. 

"Intinya ketrampilan digital harus dikuasai agar bisa berkompetisi di dunia maya dan dunia nyata," tambah Ratna.

Seperti diketahui, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama GNLD Siberkreasi juga terus menjalankan program Indonesia Makin Cakap Digital melalui kegiatan-kegiatan literasi digital yang disesuaikan pada kebutuhan masyarakat.[]