News

Akhirnya Pengacara Lukas Enembe Penuhi Panggilan KPK, Bukan Tanpa Alasan

Akhirnya Pengacara Lukas Enembe Penuhi Panggilan KPK, Bukan Tanpa Alasan
Kuasa Hukum Lukas Enembe, Roy Rening di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi, Senin (28/11/2022) (AKURAT.CO/Fajar Rizky Ramadhan)

AKURAT.CO Kuasa hukum Gubernur Papua Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening hadir memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari ini, Senin (28/11/2022).

Roy akan diperiksa terkait kasus suap dan gratifikasi APBD Papua yang menjerat kliennya tersebut.

"Info yang kami peroleh, kehadiran yang bersangkutan sebagai saksi memenuhi panggilan tim penyidik KPK," kata Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (28/11/2022).

baca juga:

Dua panggilan sebelumnya dari penyidik KPK tak dipenuhi Roy. "Memang benar yang bersangkutan sebelumnya kami panggil sebagai saksi untuk tersangka LE (Lukas Enembe) dan belum hadir saat itu," jelas Ali.

Roy mengenakan batik lengan panjang berwarna hitam dengan celana panjang hitam saat tiba di markas antirasuah sekitar pukul 09.43 WIB. Ia datang bersama tim kuasa hukum Lukas Enembe lainnya berjumalah lima orang.

Roy menjelaskan kehadirannya tersebut untuk memenuhi panggilan penyidik yang sebelumnya telah dijadwalkan pada pekan lalu. 

"Saya sendiri memenuhi panggilan KPK dipanggil untuk memberikan keterangan sehubungan dengan perkara ini yang harusnya tanggal 24 kemarin, karena keseibukan saya dan tidak bisa hadir saya minta dijadwal ulang hari ini," ujar Roy kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Senin (28/11/2022).

Selain itu, lanjut Roy, kehadirannya bersama tim kuasa hukum Lukas yang lain untuk menyampaikan informasi terkait kondisi kesehatan kliennya. 

"Jadi perkembangan terkini mengenai kondisi Pak Lukas sudah semakin memburuk dalam tiga hal penyakit beliau ginjal ya, paru sama strokenya sehingga dokter-dokter di Singapura sudah mengirim rekomendasi. Intinya Pak Lukas harus dibawa ke Singapura," ujar Petrus Bala Pattyona, kuasa hukum Lukas Enembe .

Menurut Petrus, jika tak segera ditangani bisa berdampak buruk terhadap kesehatan Lukas. Maka dari itu, kata Petrus, pihaknya mengirimi surat agar mendapatkan izin berobat ke Singapura dari KPK. []