News

Kuasa Hukum Curigai KPK Lakukan Kriminalisasi Terhadap Nurhadi


Kuasa Hukum Curigai KPK Lakukan Kriminalisasi Terhadap Nurhadi
Kuasa Hukum Setya Novanto Maqdir Ismail (AKURAT.CO/Bayu Primanda)

AKURAT.CO, Kuasa Hukum Nurhadi, Maqdir Ismail mencurigai kliennya dikriminalisasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pasalnya, pihak Nurhadi belum mendapatkan pemberitahuan dimulainya penyidikan, tapi justru Haris Azhar sudah mengklaim lebih dulu tahu.

Direktur Eksekutif Lokataru Foundation tersebut mengaku tahu bahwa Nurhadi serta menantunya, Rezky Herbiyono telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari KPK.


"Pak Nurhadi belum pernah terima, justru tahu bahwa ada SPDP itu dari orang lain," kata Maqdir di Jakarta, Minggu (15/3/2020).

Maqdir menyangsikan status Haris bila dikaitkan dengan proses hukum berjalan. Namun Maqdir menyadari Haris mempunyai kedekatan dengan beberapa oknum di internal KPK.

”Kalau Haris bisa dapatkan itu artinya dia dapat dari penyidik, apa kepentingan Haris dengan perkara ini?” kata Maqdir.

Maqdir pun berharap semua rangkaian kronologi itu bisa tercatat baik di praperadilan, sehingga hakim bisa melihat secara keseluruhan, secara adil.

"Ya kita lihat ajalah besok, putusannya itu apa, ya kita lihat kita dengar besok,” imbuhnya.[]